BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

'Tak Pernah Sok Superstar, Marc Marquez Lebih Istimewa dari Juara Lainnya'

28-02-2021 14:30 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, menyebut bahwa Marc Marquez merupakan pembalap yang benar-benar berbeda dari semua pembalap papan atas yang pernah bekerja sama dengannya. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Bike Magazine, seperti yang dikutip MotosanGP, Sabtu (27/2/2021).

Puig, yang juga eks pembalap GP500, dikenal luas sebagai pelatih bertangan dingin. Banyak pembalap papan atas MotoGP yang pernah ia bimbing, seperti Dani Pedrosa, Casey Stoner, Jack Miller, dan Takaaki Nakagami. Menjadi manajer tim Repsol Honda sejak 2018, ia pun dapat kans bekerja dengan Jorge Lorenzo dan Marc Marquez juga.

Puig pun merasa sangat bangga bisa punya kesempatan baik bekerja dengan para pembalap hebat ini. Ia yakin setiap pembalap punya keunggulan tertentu yang bisa membuat mereka sukses jadi juara dunia. Namun, menurutnya, Marquez punya talenta dan ambisi yang jauh lebih besar dari semua pembalap yang pernah ia bimbing.

1 dari 3 halaman

Marc Marquez Tidak Main-Main

Marc Marquez dan Alberto Puig (c) Honda Racing Corporation
Marc Marquez dan Alberto Puig (c) Honda Racing Corporation

"Saya benar-benar beruntung bisa bekerja dengan banyak pembalap yang sangat bertalenta, seperti Dani, Casey, Jorge, dan Marc. Semua juara dunia memang spesial, tapi Marc benar-benar berbeda. Dengan Marc, segalanya seperti dari planet lain. Sudah jelas, dari sudut pandang kompetisi, dia itu 'monster'," tutur Puig.

"Ketika Marc mengenakan helmnya dan pergi ke lintasan, Anda tahu sesuatu akan terjadi, sesuatu yang spesial. Selain itu, jika Anda mengobrol dengannya, Anda tahu ia tak main-main. Namun, ia sungguh-sungguh mudah diajak bekerja sama, karena ia tak pernah sok superstar," lanjutnya.

Puig menambahkan, Marquez juga pembalap yang cerdas. Tak hanya di dalam lintasan, namun juga di luar lintasan, hingga ia juga dikelilingi orang-orang yang tepat pula. "Kecerdasannya sangat penting. Ia menginginkan tim seperti keluarga, dan ia tahu cara menciptakan atmosfer ini di timnya," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Marc Marquez Tak Ubah Mentalitas Walau Cedera

Dalam wawancara yang sama, Puig juga menanggapi banyak pendapat orang yang menyatakan bahwa Marquez kemungkinan takkan tampil segarang dulu saat akhirnya kembali balapan usai pulih dari cedera patah tulang lengan. Puig justru berpikir sebaliknya.

"Saya rasa mentalitasnya bakal sama, karena anak ini memang tidak mengubah mentalitasnya. Ia justru akan punya pengalaman lebih matang berkat apa yang sudah ia alami, dan saya yakin ia akan kembali lebih kuat," pungkas Puig, yang juga pernah menjadi manajer pribadi Dani Pedrosa.

Sementara belum diketahui kapan Marquez akan kembali, seluruh para rivalnya akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, pada 6-7 dan 10-12 Maret, yang bakal dilanjutkan dengan dua pekan balap beruntun di trek yang sama pada 26-28 Maret dan 2-4 April nanti.

Sumber: Bike Magazine, MotosanGP

3 dari 3 halaman

Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020

KOMENTAR