Tak Kecewa Didepak, Johann Zarco Maklumi Keputusan KTM

Anindhya Danartikanya | 20 September 2019, 09:05
Johann Zarco (c) KTM/Gold and Goose
Johann Zarco (c) KTM/Gold and Goose

Bola.net - Johann Zarco boleh jadi masih terikat kontrak dengan KTM sampai akhir musim ini, namun ia sudah takkan lagi turun lintasan dalam enam seri terakhir MotoGP musim ini. Keputusan itu diambil KTM usai ia finis ke-11 di Misano akhir pekan lalu, dan pabrikan Austria itu menggantinya dengan test rider, Mika Kallio.

Pengumuman ini dirilis KTM pada Selasa (17/9/2019), dan diakui Zarco merupakan keputusan yang cukup mengejutkan. Rider Prancis itu pun tetap hadir di Motorland Aragon, Spanyol, pekan ini, namun dipastikan takkan beraksi di atas RC16. Kepada MotoGP.com, Zarco pun membeberkan kronologi peristiwa ini.

"Usai balapan di Misano, saya mempersiapkan diri untuk Aragon, demi tampil ngotot untuk membawa KTM meraih hasil baik, meski saya akan hengkang akhir musim nanti karena saya dan ingin mencari peluang lain untuk kembali kuat. Target saya adalah mengakhiri musim dengan sikap profesional," tuturnya.

Juara dunia Moto2 2015-2016 ini mengaku mendapatkan panggilan telepon dari KTM pada hari yang sama, di mana para petinggi mengaku ingin mengakhiri kerja sama sesegera mungkin, meski Zarco akan tetap terikat kontrak dengan mereka setidaknya sampai 31 Desember mendatang.

1 dari 2 halaman

Bisa Maklum, Sulit Terima

Keputusan KTM menurunkan Kallio didasari keinginan mereka untuk mempercepat proses pengembangan RC16 dan bisa menurunkan versi 2020-nya sesegera mungkin di lintasan. Zarco, yang jelas-jelas akan hengkang musim depan, tentu tak diperbolehkan mendapatkan akses untuk menjajal perangkat-perangkat baru tersebut.

"Mereka ingin mengakhiri kerja sama sesegera mungkin, dan tak mengakhiri musim dengan saya. Dengan begitu mereka bisa menurunkan Mika dan memasang semua perangkat baru. Jadi ini bisa saya maklumi, tapi ini juga sulit diterima, karena saya rider yang profesional dan saya tetap fokus sampai akhir musim," ungkap Zarco.

Meski begitu, ia mengaku tak marah atas keputusan ini. "Saya tak tahu harus berkata apa. Tapi saya tak mau bilang saya kecewa, karena ini bagian dari permainan. Kini saya benar-benar bebas mencari peluang lain, dan saya masih yakin bisa tampil baik di MotoGP. Saya masih punya mimpi yang ingin saya wujudkan," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Belum Punya Opsi untuk 2020

Sejak meminta hengkang dari KTM dalam pekan balap di Austria, Agustus lalu, Zarco telah menyatakan dirinya bertekad mendapatkan peran test rider di salah satu pabrikan MotoGP. Ia juga digosipkan akan ke WorldSBK bersama Honda. Meski begitu, Zarco mengaku belum mendapatkan opsi yang benar-benar menjanjikan.

"Saya belum punya opsi nyata. Media massa lah yang banyak bicara. Tapi nyatanya saya belum punya opsi konkret. Ini normal saja, karena semua kontrak sudah ditandatangani. Saya akan memanfaatkan momen ini untuk mempersiapkan diri. Ada banyak motor pemenang, dan saya harus benar-benar fit untuk mendapatkannya," tutupnya.

Selama membela KTM musim ini, Zarco hanya sekali finis di posisi 10 besar, yakni di Catalunya, Spanyol, Juni lalu. Ia tengah duduk di peringkat 17 pada klasemen pebalap MotoGP dengan 27 poin, jumlah poin yang juga dikoleksi oleh Andrea Iannone di peringkat 16.

Sumber: MotoGP

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR