Siapa Fermin Aldeguer? Baru Ultah Ke-17 Sudah Jadi Rebutan Tim-Tim MotoGP 2024

Anindhya Danartikanya | 13 April 2022, 15:23
Pembalap Speed Up Racing, Fermin Aldeguer (c) AP Photo
Pembalap Speed Up Racing, Fermin Aldeguer (c) AP Photo

Bola.net - Pada 5 April 2022, Fermin Aldeguer baru menginjak usia 17 tahun. Namun, rider Speed Up Racing di Moto2 ini sudah jadi topik panas di paddock MotoGP, digadang-gadang menjadi bintang masa depan. Pembalap Spanyol ini bahkan sudah diperebutkan oleh tim-tim kelas para raja untuk musim 2024. Bagaimana bisa?

Aldeguer yang lahir di Murcia pada 2005, mulai naik motor mini 'La Bicha' pada usia 2 tahun. Pada usia 6, ia mulai berkompetisi, dan bahkan menjuarai ajang Levante MiniGP 110 Cup pada usia 9, ketika ia juga mulai ikut ajang Cuna de Campeones. Pada usia 11, ia juga menjuarai Levante dan Murcia MiniGP 140 dan MaxiGP 220XL.

Pada 2017, ia juga tampil sangat kompetitif di kelas PreMoto4, baik di ajang Levante, Murcia, maupun Cuna de Campeones. Hasil ini membuatnya mendapatkan kesempatan berlaga di European Talent Cup 2018, yang merupakan kelas pendukung FIM Moto3 Junior World Championship (kini JuniorGP) dan CEV Moto2.

Pada musim perdananya di European Talent Cup, Aldeguer langsung mampu duduk di peringkat 10, melawan puluhan rider dari berbagai negara Eropa, usai merah dua podium. Pada tahun keduanya, ia meraih tiga podium dan menduduki peringkat 3, di belakang dua rider yang kini turun di Moto3, Izan Guevara dan Ivan Ortola.

1 dari 4 halaman

Perjalanan Menuju Ajang Dunia

Fermin Aldeguer saat masih turun di MotoE 2021. (c) Aspar Team

Fermin Aldeguer saat masih turun di MotoE 2021. (c) Aspar Team

Meski berprestasi di European Talent Cup, sayangnya Aldeguer tak dapat tempat di FIM Moto3 Junior World Championship. Ia pun banting setir ke European Superstock 600 bersama Yamaha. Dalam usia 15 tahun, ia sukses memenangi enam balapan pertama dan meraih gelar juara.

Prestasi ini membuat Aspar Team menggaetnya untuk turun di MotoE pada 2021 semusim penuh, bertandem dengan Maria Herrera. Pada musim yang sama, ia juga turun di CEV Moto2. Ia meraih gelar juara dengan keunggulan telak, mengoleksi 11 podium, yang 9 di antaranya merupakan kemenangan, dalam usia 16 tahun.

Juga pada 2021, Aldeguer menjalani debut di Moto2 Grand Prix, turun dalam delapan seri untuk menggantikan Yari Montella yang mengalami konflik dengan Speed Up Racing. Hasil terbaiknya adalah finis ketujuh di Seri Aragon. Rentetan prestasinya ini membuat Speed Up memberinya kontrak berdurasi tiga tahun pada akhir 2021.

2 dari 4 halaman

Gebrakan di Argentina

Pembalap Speed Up Racing, Fermin Aldeguer (c) AP Photo

Pembalap Speed Up Racing, Fermin Aldeguer (c) AP Photo

Performa Aldeguer sejatinya sudah jadi pembicaraan di paddock MotoGP sejak ia tampil di MotoE. Dalam usia yang masih sangat belia, ia mampu menyaingi performa rider-rider senior di kelas elektrik tersebut. Ia konsisten bertarung di posisi 10 besar, bahkan sempat meraih E-pole dan finis keempat di Austria.

Gebrakan yang membuat orang makin memperhatikan Aldeguer pun terjadi di Moto2 Mandalika, di mana ia finis ketujuh. Dalam Moto2 Argentina, ia tampil tampil lebih mentereng. Aldeguer sukses menguasai sesi FP1, FP2, dan merebut pole di sesi kualifikasi. Sayang, dalam balapan, ia bertabrakan dengan Celestino Vietti dan gagal finis.

Namun, hasil buruk itu tak menghentikan Aldeguer menunjukkan potensinya. Meski lagi-lagi gagal finis di Moto2 Austin sepekan berikutnya, ia sempat menjadi rider tercepat dalam sesi FP2 dan pemanasan. Hal ini pun membuat tim-tim MotoGP makin tertarik menggaetnya untuk 2024.

3 dari 4 halaman

Dapat Tawaran dari Semua Tim Satelit dan 2 Pabrikan

Pembalap Speed Up Racing, Fermin Aldeguer (c) Speed Up Racing

Pembalap Speed Up Racing, Fermin Aldeguer (c) Speed Up Racing

Ketertarikan tim-tim MotoGP ini dikonfirmasi manajer pribadi Aldeguer yang juga eks rider GP125, Hector Faubel. Lewat MotoGP.com di Austin, Faubel mengaku sampai kelimpungan menerima tawaran untuk kliennya itu. Namun, perlu dicatat, usia minimal peserta MotoGP adalah 18 tahun. Jadi, Aldeguer baru boleh naik kelas pada 2024.

"Saat ini, kami punya banyak peluang. Kami akan dengar semua tawaran namun tetap santai. Ia masih muda. Dua pabrikan telah memberi tawaran dan semua tim satelit telah mengontak kami. Tahun depan, jelas kami tetap di Moto2. Kami berdua memutuskan butuh setahun lagi untuk pengalaman. Tahun ini dan tahun depan adalah batas minimal," tutur Faubel.

"Situasinya gila. (Perusahaan) minuman berenergi, helm, sarung tangan, sepatu bot, baju balap, semua mengontak saya. Mereka semua menginginkan Fermin. Tapi mulai kini, rider muda tak bisa datang ke kejuaraan (MotoGP). Fermin bakal masih setahun lebih muda dari semua rider yang akan bergabung (ke MotoGP) tahun depan. Namun, sudah banyak ketertarikan," lanjutnya.

4 dari 4 halaman

Pabrikan Mana yang Mendekati?

Pembalap Speed Up Racing, Fermin Aldeguer (c) Speed Up Racing

Pembalap Speed Up Racing, Fermin Aldeguer (c) Speed Up Racing

Speed Up Racing sendiri merupakan salah satu tim yang kerap mengembangkan rider muda bertalenta, salah satunya adalah Fabio Quartararo. Meski kontrak dengan Aldeguer baru akan habis pada akhir 2024, Speed Up kemungkinan besar akan melepasnya ke MotoGP setahun lebih awal jika ia memang dapat tawaran serius.

Faubel uniknya tak menyebut pabrikan yang tertarik menggaet Aldeguer, tapi MotoGP.com menyebut bahwa Honda bukan salah satunya. Namun, Aprilia diketahui sudah lama menginginkan rider muda dari Moto2. Mereka juga dikonfirmasi oleh Aleix Espargaro sedang menahan negosiasi dengannya meski rider 32 tahun itu baru memenangi MotoGP Argentina.

Berikut statistik prestasi Fermin Aldeguer di dunia balap motor profesional:

  • 2018 - European Talent Cup: Peringkat 10
  • 2019 - European Talent Cup: Peringkat 3
  • 2020 - European Superstock 600: Juara
  • 2021 - CEV Moto2: Juara
  • 2021 - MotoE: Peringkat 9
  • 2021 - Moto2: Peringkat 25 (hanya ikut 8 seri)
  • 2022 - Moto2: Peringkat 17 (musim masih berjalan)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR