BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Sering Minta Saran Marc Marquez, Fabio Quartararo Siap Jadi Rival Tangguh

07-07-2020 12:15 | Anindhya Danartikanya

Marc Marquez dan Fabio Quartararo (c) HRC Marc Marquez dan Fabio Quartararo (c) HRC

Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku dirinya siap menjadi rival tangguh Marc Marquez di MotoGP 2020, meski mereka berteman di luar lintasan. Hal ini disampaikan Quartararo dalam wawancaranya dengan Cycle World, Jumat (3/7/2020).

Quartararo memang sudah mengenal Marquez sejak masih anak-anak, mengingat ia membela Estrella Galicia 0,0 baik di CEV Moto3 maupun Moto3, yakni tim besutan Emilio Alzamora yang juga manajer pribadi Marquez. Atas alasan ini, mereka sering bertukar pikiran.

Uniknya, ketika menyusul Marquez ke MotoGP tahun lalu, El Diablo langsung mampu memberi perlawanan sengit. Tak hanya meraih 7 podium dan 6 pole, ia terhitung dua kali bertarung dengan Marquez sampai lap terakhir, walau akhirnya ia harus puas finis kedua.

1 dari 3 halaman

Musuh di Dalam Trek, Kawan di Luar Trek

Fabio Quartararo dan Marc Marquez (c) AP Photo Fabio Quartararo dan Marc Marquez (c) AP Photo

"Saya belum tahu cara mengalahkan Marc, tapi semoga saya bisa segera menemukannya. Dianggap sebagai rival utama Marc adalah pertanda baik. Berarti saya dan tim bekerja dengan baik," ungkap pebalap berusia 21 tahun asal Prancis ini.

"Terlebih, saya punya hubungan yang baik dengan Marc. Di dalam trek, kami adalah rival. Tapi di luar trek, kami adalah teman. Saat masuk Moto3, saya balapan untuk tim Emilio Alzamora. Saya pun sering mengobrol dengan Marc dan minta nasihat," lanjutnya.

Di lain sisi, Quartararo mengaku bisa memahami bahwa hubungannya dengan Marquez bisa berubah suatu saat nanti. Apalagi, Marquez secara pribadi telah berkata pada Quartararo bahwa dua kali juar CEV Moto3 itu bisa jadi rival terberatnya pada 2020.

2 dari 3 halaman

Tersanjung Diprediksi Marquez Jadi Rival Utama

"Usai balapan di Valencia tahun lalu, Marc bilang pada saya bahwa saya bisa jadi rival kuatnya pada 2020. Ketimbang tekanan, bagi saya itu justru semacam imbalan berkat kerja keras selama ini. Saya pun ingin bisa meletakkan diri dalam situasi itu," ungkap Quartararo.

Sudah mengantongi pengalaman setahun di MotoGP dan kerap naik podium, Quartararo pun mengaku sangat kagum pada banyak kemampuan Marquez di lintasan.

"Marc punya banyak kekuatan, tapi saya selalu sangat terkesan pada kemampuannya beradaptasi. Ia tetap cepat, tak peduli apakah lintasannya basah, berangin, atau sangat panas," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika

KOMENTAR