Sadar MotoGP Makin Sulit Diprediksi, Marc Marquez Makin Gigih Bidik Podium

Anindhya Danartikanya | 17 April 2022, 19:20
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, sadar betul bahwa MotoGP 2022 makin sulit diprediksi. Ia meyakini para rivalnya kini punya kans besar merebut kemenangan. Tapi hal ini tak mematahkan semangatnya, dan justru membuatnya makin gigih konsisten membidik podium. Hal ini ia sampaikan via Speedweek, Kamis (14/4/2022).

Musim ini, empat seri telah berlangsung, dan Marquez hanya ikut dua balapan akibat sempat absen gara-gara cedera diplopia. Dalam balapan di Qatar, ia finis kelima, sementara di Austin, ia finis keenam. Alhasil, delapan kali juara dunia ini belum juga mampu menapakkan kaki di tangga podium dan meraih trofi.

Marquez sejatinya sangat dijagokan menang di Austin meski start kesembilan. Tapi motornya mengalami kendala teknis yang membuatnya sempat melorot ke posisi terbuncit. Namun, secara perlahan tapi pasti, ia merangsek ke posisi keenam. Sayangnya, jelang finis, ia kelelahan sehingga tak bisa mengejar Pecco Bagnaia.

1 dari 2 halaman

Sudah Ambil Banyak Risiko

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Marquez bahkan mengakui, andai ia kelewat ngotot mengejar Bagnaia, mungkin hasilnya bakal lebih buruk. "Yang paling penting di Austin adalah saya finis dalam balapan itu. Pecco memang ada di depan saya, namun apa yang bakal saya raih jika saya ngotot mengejarnya? Mungkin saya bakal dapat satu poin saja," ujarnya.

Rider asal Spanyol ini menyatakan dirinya sudah terlalu ngotot demi meraih hasil baik di Austin, dan ia merasa finis keenam sudah cukup. "Saya sudah ambil banyak risiko demi naik dari posisi terbuncit ke posisi keenam. Saya tidak finis kelima karena saya tak sanggup. Jadi, 10 poin sangat penting," lanjutnya.

Kini, Marquez pun akan menghadapi seri kelima di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, pada 22-24 April 2022 nanti. Ia tercatat belum pernah menang di sana, dan yakin kansnya bakal menipis jika melihat peta persaingan yang semakin acak dan sulit dibaca. Namun, ini tak berarti ia akan menyerah demi membidik trofi.

2 dari 2 halaman

Harus Legawa Terima Situasi

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

"Saya sudah belajar bahwa selalu ada kejutan pada musim 2022. Anda tak bisa memprediksi keseimbangan tenaga di tiap Grand Prix. Sebelum pekan balap berlangsung, tak seorang pun tahu apakah mereka bakal menang atau setidaknya finis di posisi lima besar," ungkap kakak rider LCR Honda Castrol, Alex Marquez, ini.

"Tak seorang pun tahu di trek mana mereka bisa sekadar masuk 10 besar. Anda harus menerima situasi yang Anda hadapi pada tiap akhir pekan. Jika finis ke-10 adalah hasil maksimal, maka Anda memang harus finis ke-10. Namun, tentu target saya adalah naik podium di tiap balapan. Jadi, saya akan ambil risiko," tutupnya.

Saat ini, Marquez tengah duduk di peringkat 13 pada klasemen pembalap dengan koleksi 21 poin, tertinggal dua poin dari sang tandem, Pol Espargaro, di peringkat 11. Puncak klasemen pun tengah dihuni oleh rider Gresini Racing, Enea Bastianini, dengan 61 poin, usai meraih kemenangan di Qatar dan Austin.

Sumber: Speedweek

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR