Ribetnya KTM Rayu Raul Fernandez ke MotoGP: Bagai Ulang Janji Pernikahan

Anindhya Danartikanya | 23 Januari 2022, 17:15
Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez (c) KTM Images
Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez (c) KTM Images

Bola.net - Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, membeberkan betapa ribetnya pengalaman yang ia harus lalui demi merayu Raul Fernandez naik ke MotoGP 2022. Kepada Speedweek, Jumat (21/1/2022), Beirer menyatakan bahwa Fernandez tadinya menolak untuk naik kelas dan ingin tetap balapan di Moto2 setidaknya setahun lagi.


KTM dan Fernandez memang terlibat drama di Austria pada Agustus 2021, usai KTM tanpa izin mengumumkan Fernandez sebagai rider Tech 3 KTM di MotoGP 2022. Kala itu, Fernandez naik pitam karena ingin tetap balapan di Moto2 dan sedang mempertimbangkan untuk membela tim satelit Yamaha di MotoGP.

Seperti yang diketahui, di sela pekan balap MotoGP Austria, manajer pribadi Fernandez, Jordi Arilla bertemu Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, di sebuah restoran. Berkat pertemuan itu, Yamaha ingin membeli kontrak Fernandez dari KTM sebesar EUR 500 ribu. Namun, langkah itu ditolak mentah-mentah oleh KTM.

1 dari 2 halaman

Sudah Tebus Opsi Lanjutan Secara Legal

Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez (c) KTM Images

Beirer pun mengakui dirinya belum memahami bagaimana bisa Fernandez menjalani negosiasi dengan Yamaha ketika ia masih terikat kontrak dengan KTM sampai akhir 2022. "Sampai saat ini, kami belum bisa memahami bagaimana hal itu bisa terjadi. Kronologinya adalah kami punya opsi lanjutan untuk Raul pada 2022," kisahnya.

"Meski begitu, opsi itu tak otomatis berlanjut, karena kami harus menebusnya pada tanggal yang spesifik, yakni pada akhir Mei. Kami pun secara legal sudah menebus opsi itu. Tapi kemudian ada diskusi besar-besaran, karena Raul mengaku tak mau naik ke MotoGP," lanjut pria asal Austria yang juga mantan pembalap motocross ini.

Beirer menyatakan Fernandez bertekad bertahan di KTM pada 2022, namun ingin tetap berlaga di Moto2. KTM pun menurutinya, tapi juga tetap membuka kans menaikkannya ke MotoGP. Kontrak baru disepakati, beberapa klausul diubah, termasuk sisi finansial dan perjanjian bahwa sang adik, Adrian Fernandez, diturunkan di skuad KTM Moto3.

2 dari 2 halaman

Raul Fernandez Punya 4 Manajer

Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez, dan sang crew chief, Nicolas Goyon. (c) KTM Images/Rob Gray (Polarity Photo)

"Kala itu Raul bilang bahwa ia ingin bertahan dengan kami, tapi minta kami membiarkannya balapan di Moto2 selama dua musim (sampai 2022). Secara formal, kami biarkan saja seperti itu. Kami tetap tebus kontraknya, jadi secara legal ia tetap membela kami. Namun, kami tetap membuka kesempatan baginya naik ke MotoGP 2022," tutur Beirer.

"Pada musim panas, kesepakatan baru ditandatangani oleh Raul dan manajemennya. Ini bagaikan pernikahan kedua. Sumpah cinta diulang sekali lagi, dan janji pernikahan dikonfirmasi untuk kedua kali. Saya hanya dengar kabar dari mulut ke mulut soal pembicaraan dengan tim atau pabrikan lain, yakni kabar yang tidak kami sukai," lanjutnya.

Yang lebih ribet lagi, Fernandez ternyata dinaungi oleh perusahaan manajemen '2KARS', di mana kariernya tak hanya diarahkan oleh Arilla, melainkan juga dua legenda Reli Dakar, yakni Nani Roma dan Marc Coma, serta eks rider motocross, Hannes Kinigadner. "Jika Anda bicara dengan empat manajer, negosiasinya jadi tak mudah," tutup Beirer.

Sumber: Speedweek

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR