Reli Sardinia dan KTM, Pintu Masuk Danilo Petrucci Menuju Reli Dakar

Anindhya Danartikanya | 10 Desember 2020, 11:23
Pembalap Ducati Team, Danilo Petrucci (c) Twitter/Ducati Corse
Pembalap Ducati Team, Danilo Petrucci (c) Twitter/Ducati Corse

Bola.net - Juara Enduro Nasional Italia, Jacopo Cerutti, mengaku dirinyalah yang merayu rider MotoGP, Danilo Petrucci, berpartisipasi di Reli Sandalion, Olbia, Sardinia, Italia, yakni salah satu seri dari kejuaraan MotoRally 2020. Petrucci, yang pindah dari Ducati Team ke Red Bull KTM Tech 3 tahun depan, sangat menikmati partisipasinya ini, apalagi usai finis ke-11.

Arena offroad memang menjadi salah satu arena yang menjadi 'cinta kedua' para rider onroad seperti MotoGP dan WorldSBK, misalnya saja motocross dan enduro. Petrucci, rider MotoGP yang cukup lihai di arena motocross, kali ini menjajal enduro dengan melawan lebih dari 100 pereli di Reli Sardinia yang digelar pada 6-8 Desember lalu.

Dalam ajang ini, Petrucci yang mengendarai Husqvarna 450cc harus mengarungi 670 km dan melewati 17 kota di Italia. Kepada GPOne, Selasa (8/12/2020), Cerutti pun mengaku bangga melihat kegigihan Petrucci dalam mengarungi medan-medan ekstrem dalam ajang ini. Menurutnya ini bagaikan 'latihan' bagi Petrucci sebelum turun di Reli Dakar.

1 dari 3 halaman

Impian dari MotoGP ke Reli Dakar

"Saya dan Danilo punya hubungan yang sangat baik. Ia bilang ia ingin ikut Dakar suatu hari nanti. Jadi, saya yakinkan ia untuk balapan di Sardinia. Ini adalah kans baginya untuk memahami dinamika yang harus dihadapi. Tapi ia langsung mudah beradaptasi, meski ia masih menggali pengalaman jauh lebih banyak," ungkap Cerutti.

Pada Mei lalu, usai diumumkan terdepak dari Ducati pada 2021, Petrucci sempat 'galau' karena sulit menemukan tim baru. Di lain sisi, ia sangat senang karena dapat tawaran serius untuk turun di Reli Dakar, yakni salah satu ajang motorsport paling ekstrem dan berbahaya di dunia. 'Petrux' sangat tertarik, namun akhirnya memutuskan bertahan di MotoGP bersama KTM Tech 3.

Cerutti pun sangat yakin Petrucci punya potensi besar untuk turun di Reli Dakar suatu saat nanti, namun rider berusia 30 tahun itu harus punya fisik yang sangat kuat dan tangguh sebelum benar-benar berpartisipasi. Artinya, Petrucci butuh waktu panjang demi mempersiapkan diri. Namun, selama ia masih aktif balapan di MotoGP, komitmen ini tampaknya bakal sulit dilakukan.

2 dari 3 halaman

Butuh Komitmen Tinggi

"Danilo butuh waktu untuk mempersiapkan diri dalam menjalani reli seperti Dakar. ia harus berlatih setidaknya selama beberapa pekan, mengakrabkan diri dengan navigasi dan memahami buku rute. Ia punya impian ikut Reli Dakar, dan saya yakin ia akan mewujudkannya, karena ia rider profesional. Di Sardinia, ia juga telah menunjukkan potensi hebat," ujar Cerutti.

"Saya yakin kami akan melakukannya bersama. Sudah jelas semua akan sangat bergantung pada waktu luangnya demi mempersiapkan diri menghadapi reli seperti ini. Mengingat komitmennya yang tinggi pada MotoGP, sekarang tidak memungkinkan. Tapi saya tahu, pada suatu saat nanti, kami akan ikut Reli Dakar bersama," pungkas Cerutti.

Fakta bahwa Petrucci akan membela KTM musim depan juga diyakini bakal mempermulus keinginan Petrucci mewujudkan impian turun di Reli Dakar. Sebagai pabrikan motor yang sangat sukses di ajang-ajang offroad, KTM telah merebut 18 gelar juara Reli Dakar secara beruntun pada 2001-2019. Baru tahun ini dominasi mereka dipatahkan oleh Honda.

Sumber: GPOne

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR