Raul Fernandez Tak Ambisius Jadi Debutan Terbaik MotoGP, Cemaskan Trek Non-Eropa

Anindhya Danartikanya | 28 Januari 2022, 11:25
Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez (c) KTM Images
Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez (c) KTM Images

Bola.net - Rider anyar Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez, mengakui gelar Rookie of The Year MotoGP 2022 sudah pasti jadi incaran tiap debutan, termasuk dirinya. Namun, ia tak mau ambisius dalam memburu target itu, karena ingin lebih fokus mempelajari kategori tertinggi yang dikenal sangat sengit ini.

Meski membela tim yang musim lalu terpuruk, Fernandez diprediksi akan memberikan gebrakan pada musim perdananya di MotoGP. Pasalnya, ia sangat tampil dominan di Moto2 2021 meski jadi runner up. Hanya tertinggal empat poin dari Remy Gardner, ia mengoleksi 12 podium, 8 kemenangan, dan 7 pole.

Fernandez pun jadi satu dari lima debutan musim ini, yakni selain Gardner yang kembali jadi tandemnya, Marco Bezzecchi (Mooney VR46 Racing Team), Fabio di Giannantonio (Gresini Racing), dan Darryn Binder (WithU Yamaha RNF). Perebutan gelar debutan terbaik bakal sengit, namun ia tak mau terlalu kepikiran.

1 dari 3 halaman

Baru Tentukan Target usai Balapan di Qatar

Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez (c) KTM Images

Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez (c) KTM Images

"Tentu saya ingin memenangkan gelar debutan terbaik, ini adalah target saya pada prinsipnya. Namun, saat ini bukan saatnya untuk memikirkan hasil atau target. Ini adalah saatnya mempersiapkan diri bersama tim untuk memahami motor. Kami akan punya delapan hari uji coba untuk mempelajari semuanya," ujar Fernandez.

"Saat tiba di Qatar (seri pertama), mungkin itulah waktunya kami akan melihat target apa yang harus kami patok dan peringkat berapa yang kami harus bidik di MotoGP," lanjut pembalap asal Spanyol ini dalam wawancaranya di situs resmi KTM usai peluncuran skuad pada Kamis (27/1/2022).

Fernandez juga mengakui, 21 balapan di MotoGP 2022 bakal mempersulit proses adaptasinya. Seperti yang diketahui, ini jumlah balapan terbanyak dalam sejarah Grand Prix sejak 1949. Jika tak ada halangan akibat Covid-19, juga akan ada delapan seri non-Eropa, yang sirkuit-sirkuitnya tak dikenal baik oleh Fernandez.

2 dari 3 halaman

Kebanyakan Balapan di Eropa, Cemaskan Trek Non-Eropa

Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez (c) KTM Images

Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez (c) KTM Images

Perlu dicatat, 2022 adalah tahun keempat Fernandez di Grand Prix. Ia baru menjalani satu musim 'normal', yakni pada 2019. Pasalnya, musim 2020 diperpendek karena Covid-19 dan hanya ada satu seri non-Eropa, yakni Seri Qatar. Sementara itu, musim 2021 hanya menyajikan tiga seri non-Eropa, yakni Seri Qatar, Doha, dan Austin.

Fernandez mengakui, balapan di Eropa saja membuatnya tak mengenali trek-trek non-Eropa, hingga nanti ia harus belajar dari nol. "Dua musim terakhir berat karena Covid-19, terlalu banyak balapan di Eropa. Tapi menjalani 21 juga balapan bakal sulit, karena saya tak pernah menjalani 21 balapan dalam semusim," ungkapnya.

"Saya pergi ke luar Eropa hanya pada 2019, debut saya di Grand Prix. Musim ini bakal banyak balapan di luar Eropa, dan saya tak tahu apa-apa soal treknya. Bagi saya ini bakal agak sulit, tapi saya akan mempersiapkan diri di tiap balapan. Pasalnya, dalam situasi tertentu, di trek-trek tertentu, kami bisa kehilangan arah belajar," tutup Fernandez.

3 dari 3 halaman

Jadwal Uji Coba Pramusim dan Kalender Balap MotoGP 2022

Sirkuit Mandalika, Indonesia (c) AP Photo

Sirkuit Mandalika, Indonesia (c) AP Photo

Uji coba pramusim MotoGP 2022:

  • 31 Januari-2 Februari: Sepang, Malaysia (shakedown)
  • 5-6 Februari: Sepang, Malaysia
  • 11-13 Februari: Mandalika, Indonesia

Kalender balap MotoGP 2022:

  1. 6 Maret: Qatar - Losail (balapan malam hari)
  2. 20 Maret: Indonesia - Mandalika (subyek homologasi)
  3. 3 April: Argentina - Termas de Rio Hondo
  4. 10 April: Amerika Serikat - Circuit of The Americas
  5. 24 April: Portugal - Portimao
  6. 1 Mei: Spanyol - Jerez
  7. 15 Mei: Prancis - Le Mans
  8. 29 Mei: Italia - Mugello
  9. 5 Juni: Catalunya - Barcelona-Catalunya
  10. 19 Juni: Jerman - Sachsenring
  11. 26 Juni: Belanda - Assen
  12. 10 Juli: Finlandia - KymiRing (subyek homologasi)
  13. 7 Agustus: Inggris - Silverstone
  14. 21 Agustus: Austria - Red Bull Ring
  15. 4 September: San Marino - Misano
  16. 18 September: Aragon - MotorLand Aragon
  17. 25 September: Jepang - Motegi
  18. 2 Oktober: Thailand - Buriram
  19. 16 Oktober: Australia - Phillip Island
  20. 23 Oktober: Malaysia - Sepang
  21. 6 November: Valencia - Ricardo Tormo

Sumber: KTM Factory Racing

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR