BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Quartararo Bangga Akhirnya Bisa Pimpin Balapan MotoGP

02-07-2019 09:18 | Anindhya Danartikanya

Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo (c) SRT Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo (c) SRT

Bola.net - Debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku bangga bisa mendapat kesempatan memimpin sebuah balapan MotoGP, meski belum mampu meraih kemenangan pertamanya. Hal ini terjadi di Sirkuit Assen, Belanda, pada Minggu (30/6), di mana ia sempat memimpin selama 12 lap.

Quartararo yang start dari pole, sempat melorot ke posisi 4, namun langsung bertarung sengit melawan Maverick Vinales dan Marc Marquez usai Alex Rins terjatuh dan Joan Mir melebar pada Lap 3. Ia sempat tersalip Marquez pada Lap 11, namun kembali memimpin selama 4 lap berikutnya.

"Lap-lap pertama jauh lebih baik ketimbang balapan lainnya musim ini, dan memimpin balapan merupakan salah satu momen terbaik dalam hidup saya. Saat masih anak-anak, saya hanya bisa menonton, dan hari ini saya justru bisa memimpin," ujar rider berusia 20 tahun ini kepada Crash.net.

1 dari 2 halaman

M1 Sulit Dikendalikan, Main Aman

Sayangnya, motor YZR-M1 milik El Diablo sangat sulit dikendalikan, terutama saat ia melaju di trek lurus usai keluar dari Tikungan 5. Di sanalah M1-nya kerap terguncang hebat. Usai tersalip Vinales dan Marquez pada Lap 16, Quartararo pun memilih bermain aman dan akhirnya finis di posisi ketiga.

"Pada pertengahan balap, motor saya sulit dikendalikan, dan saat Mack dan Marc menyalip, saya berkata, 'Oke, aku harus mengira-ngira di mana letak grup kedua, dan semoga aku dapat podium hari ini'. Kami pun melakukannya dengan baik. Saya sangat puas atas balapan ini," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Pede Lebih Baik di Sachenring

Usai balap, lengan kanan Quartararo yang belum pulih benar dari luka operasi arm pump pun terlihat bengkak. Meski begitu, ia yakin bisa menjalani balapan lebih baik di MotoGP Jerman akhir pekan ini, mengingat Sirkuit Sachsenring memiliki 10 tikungan kiri dibanding 3 tikungan kanan.

"Usai Barcelona, saya merasa bisa tiba di Assen dengan fit 100%, tapi ternyata tidak. Dalam balapan ini, bisa dikatakan bahwa saya membuat lengan saya santai di tikungan-tikungan kiri. Sachsenring sendiri punya banyak tikungan kiri, jadi secara fisik bakal bagus untuk lengan saya," pungkasnya.

Dengan sekali finis kedua dan sekali finis ketiga, ditambah tiga pole, serta dua lap tercepat, kini Quartararo duduk di peringkat 6 pada klasemen pebalap dengan koleksi 67 poin, hanya tertinggal 5 poin dari rider Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi di peringkat 5.

KOMENTAR