Polemik Suzuki: Hebat di MotoGP, Terkendala Krisis Finansial Hingga Ingin Hengkang

Anindhya Danartikanya | 6 Mei 2022, 08:23
Pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins (c) AP Photo
Pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins (c) AP Photo

Bola.net - Pabrikan motor asal Jepang, Suzuki, sedang serius mempertimbangkan keputusan mundur dari MotoGP pada akhir 2022 nanti. Kabar ini mulai menyeruak di publik pada Senin (2/5/2022) lalu, saat skuad Suzuki Ecstar yang dibela Joan Mir dan Alex Rins menjalani tes tengah musim di Jerez, Spanyol.

Suzuki diketahui sempat mundur dari MotoGP pada akhir 2011 lalu. Kala itu, mereka merasa kurang kompetitif, dan memilih vakum untuk merombak program MotoGP mereka sekaligus merakit motor yang lebih kompetitif sebelum kembali berlaga. Aksi comeback mereka ke MotoGP akhirnya terwujud pada 2015.

Usai meraih banyak podium dan kemenangan bersama beberapa rider, Suzuki akhirnya menyudahi puasa gelar dunia di MotoGP selama 20 musim lewat Joan Mir pada 2020 lalu. Itu adalah gelar dunia pertama Suzuki di kelas para raja sejak Kenny Roberts jr di GP500 pada 2000.

1 dari 3 halaman

Sempat Sepakat Bertahan di MotoGP Sampai 2026

Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir (c) Suzuki Racing

Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir (c) Suzuki Racing

Keinginan Suzuki untuk hengkang dari MotoGP ini mengejutkan banyak pihak, karena mereka tampil kompetitif dan kerap ikut berebut kemenangan bersama Mir dan Rins. Apalagi, pada April 2021, Suzuki sempat menandatangani perpanjangan kontrak dengan Dorna Sports untuk tetap berlaga di MotoGP sampai 2026.

Kabar kepergian Suzuki ini muncul setelah Mir dan Rins masing-masing duduk di posisi 6 dan 8 dalam tes tengah musim di Jerez pada Senin (2/5/2022), usai menyelesaikan pekan balap di trek yang sama pada 29 April-1 Mei. Seluruh anggota tim diberitahu soal keinginan Suzuki pada pagi hari sebelum tes dimulai.

Meski begitu, kepergian Suzuki dari MotoGP kali ini memiliki alasan berbeda dari satu dekade lalu. Kali ini mereka ingin mundur akibat masalah finansial. Suzuki merupakan salah satu perusahaan dunia yang cukup terdampak oleh krisis ekonomi global akibat pandemi Covid-19 dan invasi Rusia pada Ukraina.

2 dari 3 halaman

Diultimatum oleh Dorna Sports

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta (c) MotoGP.com

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta (c) MotoGP.com

Rumor soal keinginan Suzuki untuk pergi dari MotoGP pun segera ditanggapi oleh Dorna Sports pada Selasa (3/5/2022). Lewat pernyataan resminya, Dorna memberikan ultimatum sekaligus peringatan bahwa Suzuki tak boleh mengambil keputusan sepihak untuk hengkang, merujuk pada kontrak yang mereka sepakati pada April 2021.

"Menyusul rumor baru-baru ini soal Suzuki hengkang dari MotoGP pada akhir 2022, Dorna Sports sudah resmi mengontak pabrikan terkait untuk memperingatkan mereka bahwa kondisi kontrak mereka dalam balapan di MotoGP tak memperbolehkan mereka untuk mengambil keputusan ini secara sepihak," tulis Dorna.

Sampai kini, belum ada keterangan resmi dari Suzuki soal keinginan mereka hengkang, namun masa depan Mir dan Rins jadi terkatung-katung dan tak sedikit pihak yang bersimpati. Meski begitu, Dorna bertekad mempertahankan jumlah peserta di MotoGP 2023, dengan harapan skuad Suzuki diambil alih sebuah tim independen.

3 dari 3 halaman

Statistik Prestasi Suzuki di MotoGP Sejak 2015

Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir dan Alex Rins (c) Suzuki Racing

Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir dan Alex Rins (c) Suzuki Racing
  • 2015: Aleix Espargaro (11) dan Maverick Vinales (12) - 0 podium
  • 2016: Maverick Vinales (4) dan Aleix Espargaro (11) - 4 podium, 1 kemenangan
  • 2017: Andrea Iannone (13) dan Alex Rins (16) - 0 podium
  • 2018: Alex Rins (5) dan Andrea Iannone (10) - 9 podium
  • 2019: Alex Rins (4) dan Joan Mir (12) - 3 podium, 2 kemenangan
  • 2020: Joan Mir (juara) dan Alex Rins (3) - 11 podium, 2 kemenangan
  • 2021: Joan Mir (3) dan Alex Rins (13) - 7 podium
  • 2022: Alex Rins (4) dan Joan Mir (6) - 2 podium (terhitung sampai MotoGP Spanyol 2022)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR