Pol Espargaro Sebut Honda Tak Adil, Diperlakukan Berbeda dari Marc Marquez

Anindhya Danartikanya | 1 Desember 2022, 11:49
Pol Espargaro Sebut Honda Tak Adil, Diperlakukan Berbeda dari Marc Marquez
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Pol Espargaro (c) Honda Racing Corporation

Bola.net - Pol Espargaro menyebut dirinya tak diperlakukan adil oleh Repsol Honda di MotoGP pada paruh kedua 2022. Ia mengaku tak dapat perangkat yang sama seperti Marc Marquez sekalinya Repsol Honda mengumumkan Joan Mir sebagai pembalap baru untuk 2023. Espargaro menyebut mentalitas mereka berbeda dengan KTM.

Espargaro membela Red Bull KTM Factory Racing pada 2017-2020, dan lalu pindah ke Repsol Honda pada 2021. Namun, pada pertengahan 2022, Mir diumumkan sebagai penggantinya untuk 2023. Sejak itu, Honda berhenti menyuplai perangkat terbaru, yang justru hanya diserahkan kepada Marquez dan Takaaki Nakagami.

Espargaro, yang musim depan membela Tech 3 GASGAS Factory Racing, menyatakan cara kerja Honda yang satu itu sangat berbeda dari KTM. Pada 2020, Espargaro bahkan tetap mendapatkan semua perangkat baru dari KTM meski telah resmi diumumkan akan membela Repsol Honda pada 2021. Hal ini membuatnya heran.

1 dari 2 halaman

Sebut Honda Buang-Buang Waktu dan Uang

Pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro (c) Honda Racing Corporation

Pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro (c) Honda Racing Corporation

"Begitulah cara kerja saya di KTM. Sampai Seri Valencia, saya boleh coba perangkat baru. Valencia (2020) adalah pertama kali saya menjajal rear ride height device untuk mereka, yang kini jadi hal besar. Jadi, saya membantu mereka memperbaikinya. Mereka punya cara kerja berbeda," curhat Espargaro via Crash.net, Rabu (30/11/2022).

Espargaro pun merasa Honda memperlakukannya seolah seperti rider yang bertugas mengisi kekosongan saja di tim pabrikan. "Ini sulit diterima, tetapi mereka bukan pabrikan saya, motor itu bukan motor saya. Saya hanya orang yang dibayar untuk naik motor mereka. Itu saja. Saya hanya melakukan apa yang mereka mau," tuturnya.

"Saya jelas tak suka, dan menurut saya mereka hanya buang-buang waktu dan uang, karena seharusnya saya bisa termotivasi, tampil dengan kapasitas penuh, meraih hasil baik, dan lebih menikmati semuanya. Namun, entah mereka tak melakukannya karena tak mau atau tak bisa. Itulah yang saya pikirkan sekarang," lanjut Espargaro.

2 dari 2 halaman

Jeblok di Repsol Honda Terasa Menyakitkan

Pembalap GASGAS MotoGP Team pada 2023, Pol Espargaro (c) GASGAS

Pembalap GASGAS MotoGP Team pada 2023, Pol Espargaro (c) GASGAS

Usai balapan terakhirnya dengan Honda, Espargaro menjalani tes pascamusim di Valencia pada 8 November 2022 dengan GASGAS. Ia mengendarai KTM RC16, dan tertangkap kamera melakukan selebrasi hanya setelah menjalani beberapa lap. Menurutnya, DNA motor itu masih sama seperti yang terakhir ia kendarai pada 2020.

Di GASGAS nanti, ia kembali bekerja dengan crew chief lamanya di KTM, Paul Trevathan. Alhasil, Polyccio sangat berharap bisa lebih bersenang-senang di skuad tersebut musim depan, apalagi dua musim terakhir ini juga sempat memberikan pengaruh buruk dalam kehidupan pribadinya sebagai seorang ayah dari dua putri.

"Dua tahun terakhir adalah masa tersulit dalam karier saya, karena rasanya tak sama meraih hasil negatif dengan seragam normal di atas motor normal. Meraih hasil buruk dengan seragam ini (Repsol Honda) sangat menyakitkan. Semoga dua tahun ke depan hal-hal baik akan datang dan saya bisa lebih menikmatinya usai dua tahun terakhir," tutupnya.

Sumber: Crashnet

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR