Petronas SRT Minta Para Rider Mudanya Belajar dari Valentino Rossi

Anindhya Danartikanya | 11 Februari 2021, 15:53
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) Facebook/Petronas Yamaha SRT
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) Facebook/Petronas Yamaha SRT

Bola.net - Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, sudah tak sabar mulai bekerja dengan Valentino Rossi di MotoGP musim ini. Ia pun sangat yakin Rossi bisa memberikan hasil baik di lintasan dan banyak pelajaran bagi timnya, termasuk para rider muda mereka di Moto3 dan Moto2. Hal ini ia nyatakan via Fox Sports Asia, Selasa (9/2/2021).


Seperti diketahui, tempat Rossi di Monster Energy Yamaha diambil alih oleh Fabio Quartararo. Ia pun belum berniat pensiun. Alhasil, dengan membela SRT, untuk pertama kalinya sejak GP500 2001 bersama Nastro Azzurro Honda, Rossi akan kembali membela tim satelit, usai membela tim pabrikan Yamaha pada 2004-2010 dan 2013-2020.

Tahun 2021 juga menandai musim balap ke-26 bagi Rossi di ajang Grand Prix, sekaligus yang ke-22 di kelas para raja. Dengan 235 podium, 115 kemenangan, dan sembilan gelar dunia, Rossi pun diyakini Razali akan memberikan banyak pelajaran berharga bagi timnya yang masih seumur jagung karena baru dibentuk pada 2019 lalu.

1 dari 2 halaman

Bisa Beri Nasihat Berharga untuk Para Rider Muda SRT

"Kami sudah tak sabar melihat bagaimana Vale akan bekerja dan kami juga sangat ingin belajar darinya. Saya harus berterima kasih kepadanya karena sudah percaya pada tim ini. Kami akan bekerja sebaik mungkin agar ia bisa melakukan hal yang sama," ujar Razali, yang juga mantan CEO Sirkuit Sepang, Malaysia, ini.

Salah satu hal yang bisa diberikan Rossi kepada SRT adalah saran dan nasihat kepada empat rider muda mereka di Moto2 dan Moto3, yakni Xavi Vierge, Jake Dixon, John McPhee, dan Darryn Binder. Razali yakin keempat rider ini bakal senang hati dan menyimpan baik-baik pelajaran dari pembalap sekaliber The Doctor.

"Vale adalah ikon, mentor bagi banyak pembalap muda. Ia jelas akan memberikan keuntungan bagi tim kami, karena kami juga punya pembalap di Moto3 dan Moto2 yang bakal bisa mendekatinya untuk melihat caranya bekerja. Mungkin mereka bisa meminta saran yang bisa bikin mereka termotivasi," tutupnya.

Sumber: Fox Sports Asia

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR