BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Pernah Naungi Keduanya, LCR Honda Bicara Peluang Miller Ikuti Jejak Stoner

04-06-2020 11:20 | Anindhya Danartikanya

Jack Miller dan Casey Stoner (c) Pramac/Ducati Jack Miller dan Casey Stoner (c) Pramac/Ducati

Bola.net - Manajer Tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, mengaku turut senang melihat eks pebalapnya, Jack Miller, bakal bergabung dengan Ducati Team di MotoGP 2021, mengikuti jenjang karier rider Australia lain yang juga pernah ia naungi pada 2006, Casey Stoner.

Lewat GPOne, Rabu (3/6/2020), Cecchinello membeberkan perbedaan Miller dan Stoner, serta membicarakan peluang Miller mengikuti jejak kesuksesan Stoner, yang sampai kini masih menjadi satu-satunya rider yang mempersembahkan gelar dunia pada Ducati, yakni pada 2007.

Cecchinello menyatakan sampai saat ini, Stoner masih merupakan rider paling bertalenta yang pernah ia naungi. Kemampuan Stoner di atas motor ia nilai sangat alami, bahkan bisa tampil sangat garang ketika motornya tak disiapkan dengan baik atau memiliki performa buruk.

1 dari 3 halaman

Casey Stoner Bisa Garang di Atas Motor Buruk

Casey Stoner saat masih membela Repsol Honda pada 2012 (c) AFP Casey Stoner saat masih membela Repsol Honda pada 2012 (c) AFP

"Saya yakin Casey talenta terhebat yang pernah ada dalam 20 tahun terakhir. Tanpa persiapan layak dan spesifik pada motor, ia bisa membuat motornya tampil sempurna dengan memilih garis balap yang tepat dan membawanya ke limit performa. Ia mampu melakukan hal-hal luar biasa, sampai rasanya seperti mimpi," ujar Cecchinello.

"Saya masih ingat pole yang ia raih dalam debutnya di Qatar. Ia datang terlambat ke sirkuit karena pesawatnya bermasalah. Saat itu Jumat pagi, 17 menit sebelum FP1. Tapi ia malah mencatatkan waktu terbaik, kemudian dapat pole keesokan harinya," lanjutnya.

Pria Italia ini pun menyebut Miller, yang juga berlatar belakang motocross seperti Stoner, punya talenta yang tak kalah hebat. Meski begitu, ia menyayangkan Honda menyia-nyiakan Miller meski telah membawanya lompat langsung dari Moto3 ke MotoGP pada 2015 dengan kontrak tiga tahun.

2 dari 3 halaman

Jack Miller Disia-siakan Honda

Jack Miller saat masih membela Marc VDS Honda (c) Marc VDS Jack Miller saat masih membela Marc VDS Honda (c) Marc VDS

Cecchinello merasa Miller tak diperlakukan adil, karena meski kontraknya berstatus kontrak pabrikan dan terikat langsung dengan Honda Racing Corporation (HRC), ia tak pernah mendapatkan dukungan teknis yang mumpuni. Hal inilah yang membuat Miller hengkang ke Pramac Racing pada 2018.

"Jack punya semua karakter untuk mengendarai motor dengan perbedaan besar. Kala itu Livio Suppo (eks Team Principal Repsol Honda), ingin kami sangat fokus padanya, meski saya merasa Jack butuh lebih banyak bantuan," ungkap Cecchinello yang menaungi Miller pada 2015.

"Saya tak pernah paham mengapa Honda memberinya kontrak pabrikan tanpa memberinya dukungan maksimal. Tapi kini Jack telah menunjukkan bahwa ia punya segalanya demi bertarung dengan para rider terbaik," pungkas eks pebalap GP125 ini.

3 dari 3 halaman

Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika

KOMENTAR