Pecco Bagnaia Soal Calon Tandem: Bastianini Kenal Sejak Kecil, Martin Rider Tangguh

Anindhya Danartikanya | 10 Juni 2022, 14:50
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

Bola.net - Resmi sudah bahwa Francesco Bagnaia akan ditinggalkan Jack Miller ke KTM di MotoGP 2023. Kini rider yang akan jadi tandem 'Pecco' di Ducati Lenovo Team pun menjadi pertanyaan besar. Saat ini, Tim Merah memiliki dua opsi, yakni Enea Bastianini dan Jorge Martin.

Sejak awal musim, 'Pecco' menyatakan harapannya agar Ducati mempertahankan Miller. Pasalnya, keduanya sudah bertandem sejak 2019, saat mereka masih membela Pramac Racing. Keduanya juga kerap saling bantu, dan sangat terbuka dalam mendiskusikan strategi tim.

Namun, Ducati diketahui lebih memilih salah satu di antara Bastianini dan Martin sebagai tandem Bagnaia pada 2023 mendatang. Tak punya opsi bertahan di lingkup Ducati dengan dukungan teknis yang mumpuni, akhirnya Miller memilih pindah ke Red Bull KTM Factory Racing.

1 dari 2 halaman

Selalu Balapan dengan Enea Bastianini Sejak Kecil

Jack Miller dan Enea Bastianini (c) AP Photo

Jack Miller dan Enea Bastianini (c) AP Photo

"Saya tentu ingin Jack bertahan, namun bukan saya yang menentukan apakah seorang rider akan datang atau Jack harus bertahan. Saya ingin Jack bertahan karena kami sudah jadi tandem selama empat tahun dan kami punya hubungan baik," ujar Bagnaia kepada Solomoto seperti yang dikutip Motosan, Kamis (9/6/2022).

Anak didik Valentino Rossi ini pun kini pasrah akan ditandemkan dengan siapa saja. Namun, ia mengaku akan senang bertandem dengan Bastianini, mengingat mereka sudah saling kenal sejak kecil. Selain itu, Bastianini juga akrab dengan para rider VR46 Riders Academy, yakni tanda bahwa hubungan mereka sangat baik.

"Dengan Enea, saya juga punya hubungan baik. Kami berjumpa untuk pertama kalinya di trek pada 2006, dan sejak itu kami kurang lebih selalu balapan bersama. Jadi, kami sudah saling kenal selama bertahun-tahun," ungkap Bagnaia, yang juga merupakan juara dunia Moto2 2018 dan runner up MotoGP 2021.

2 dari 2 halaman

Pernah Setim dengan Jorge Martin

Pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin (c) AP Photo

Pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin (c) AP Photo

Di lain sisi, Martin juga bukan orang asing bagi Bagnaia. Kedua rider ini pernah bertandem di Moto3 pada 2015 dan 2016, tepatnya saat mereka membela tim Aspar Mahindra. Mengingat Martin juga sudah bergabung dengan Ducati lewat Pramac tahun lalu, Bagnaia pun sudah paham kekuatan dan kelemahannya.

"Jorge merupakan salah satu rider paling kuat di Grand Prix, dan saya ingin melihatnya bertarung di depan lagi, seperti yang kami lakukan tahun lalu di Valencia. Jelas ia masih harus memahami motor baru lebih jauh, begitu pula saya. Namun, ketika ia melakukannya, jelas hasilnya lebih baik," pungkas Bagnaia.

CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, menyatakan keputusan final Ducati dalam memilih Bastianini atau Martin takkan diambil setidaknya sampai liburan musim panas berlangsung. Ia juga menyatakan bahwa skuadnya takkan memilih rider hanya berdasarkan kebangsaannya.

Sumber: Solomoto, Motosan

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR