BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Pecco Bagnaia: Kalau Mau Taruhan di Moto3, Pilih Pedro Acosta!

10-05-2021 16:13 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Red Bull KTM Ajo, Pedro Acosta (c) KTM Ajo/Ajo.fi Pembalap Red Bull KTM Ajo, Pedro Acosta (c) KTM Ajo/Ajo.fi

Bola.net - Jika diamat-amati, tampaknya tak satu pun pembalap MotoGP yang tak kagum pada debutan Red Bull KTM Ajo Moto3, Pedro Acosta. Bagaimana tidak? Dalam empat seri pertama musim ini, ia sudah empat kali naik podium, usai finis kedua di Seri Qatar, dan tiga kali menang beruntun di Seri Doha, Portimao, dan Jerez.

Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, juga salah satu tokoh MotoGP yang sangat kagum pada Acosta. Seperti rekan setimnya, Jack Miller, 'Pecco' sejak awal sudah menjagokan Acosta merebut gelar dunia musim ini. Ia bahkan menghasut sang teknisi data, Tommaso Pagano, untuk bertaruh pada rider 16 tahun itu.

Sebelum turun di Moto3 pun, Acosta memang sudah jadi sensasi. Pasalnya, ia meraih sembilan podium dan enam kemenangan di Red Bull Rookies Cup 2020, serta merebut gelar juara. Selain itu, ia meraih delapan podium dan tiga kemenangan di CEV Moto3 Junior World Championship, serta duduk di peringkat ketiga.

1 dari 3 halaman

Menggila di Rookies Cup dan CEV Moto3

Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia (c) Ducati Corse Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia (c) Ducati Corse

"Makin hari, Pedro makin bikin saya kagum. Ia melakukan banyak hal menakjubkan. Teknisi data saya, Tommy, selalu taruhan makan malam dengan kawannya, soal siapa yang bakal jadi rider terbaik di Moto3, Moto2, dan MotoGP pada akhir musim. Untuk Moto3, dia pilih Jaume Masia," kisah 'Pecco' lewat La Gazzetta dello Sport, Kamis (6/5/2021).

"Tapi saya bilang, 'Percayalah padaku, pilihlah Acosta'. Pasalnya, tahun lalu Pedro nyaris memenangkan semua balapan di Rookies Cup. Andai tak kecelakaan pada satu balapan, ia juga bakal menang di CEV. Akhirnya, Tommy memilih Pedro. Tapi saya bilang ia harus traktir saya makan malam," lanjut Bagnaia.

Pembalap Italia ini bahkan menyatakan, sejak menjalani debut Grand Prix pada 2014 lalu, ia tak pernah melihat rider muda berstatus debutan punya performa yang semeledak-ledak Acosta. Ia pun berharap Acosta bisa mempertahankan mental kuatnya. Namun, ia juga yakin Acosta dibantu tim yang tepat.

2 dari 3 halaman

Mentalitas Tangguh, Dinaungi Tim Bertangan Dingin

Pembalap Red Bull KTM Ajo, Pedro Acosta (c) KTM Ajo/Ajo.fi Pembalap Red Bull KTM Ajo, Pedro Acosta (c) KTM Ajo/Ajo.fi

"Pedro adalah debutan Moto3 yang paling bikin saya kagum sejak saya turun di kejuaraan dunia. Ia juga pasti segera turun di MotoGP jika melakukan semua dengan tepat dan bisa mempertahankan mentalitasnya yang tangguh. Selain itu, dalam tim Aki Ajo, ia punya orang-orang yang tepat di sekelilingnya," tutup Bagnaia.

Red Bull KTM Ajo memang dikenal sebagai tim prestisius yang kerap mengobritkan rider dengan nama besar. Beberapa rider yang pernah dapat besutan tangan dingin Aki Ajo di antaranya adalah Marc Marquez, Jack Miller, Brad Binder, Johann Zarco, Miguel Oliveira, Jorge Martin, dan Maverick Vinales (pernah dimanajeri Aki Ajo).

Acosta pun akan kembali turun lintasan dalam Moto3 Prancis yang akan digelar di Sirkuit Le Mans pada 14-16 Mei mendatang. Dalam video serial 'Unseen' yang dirilis di MotoGP.com, Acosta sempat mengaku kepada Marc Marquez bahwa ia tak pernah balapan di Le Mans, namun yakin bisa tampil baik di trek tersebut.

Sumber: La Gazzetta dello Sport

3 dari 3 halaman

Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa

KOMENTAR