Pecco Bagnaia: Jorge Martin Jalani Debut MotoGP Lebih Baik dari Saya

Anindhya Danartikanya | 7 Desember 2021, 15:30
Pecco Bagnaia dan Jorge Martin (c) Ducati Corse
Pecco Bagnaia dan Jorge Martin (c) Ducati Corse

Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, mengaku kagum melihat betapa cepatnya Jorge Martin menyatu dengan motor Desmosedici di MotoGP 2021. Padahal, Martin berstatus sebagai debutan. Hal ini disampaikan Bagnaia kepada Motorsport Total pada Minggu (5/12/2021).


Bagnaia takjub melihat performa Martin, yang musim ini sukses meraih 3 pole, 4 podium, 1 kemenangan, dan gelar debutan terbaik. Padahal, Martinator sempat absen empat balapan akibat cedera patah tulang di delapan area berbeda pada tubuhnya usai kecelakaan hebat di Portimao, Portugal.

"Jorge bekerja sangat baik. Bahkan lebih dari sekadar 'baik'. Ia memulai musim sebagai debutan dan meraih pole di balapan kedua, bahkan naik podium. Anda juga harus ingat, ia sempat absen beberapa balapan usai kecelakaan di Portimao. Saya rasa ia menjalani musim dengan baik dan ia harus puas atas apa yang ia raih," ujar 'Pecco'.

1 dari 2 halaman

2021 Musim Perdana Nyaman di Ducati

Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin (c) Pramac Racing

Bagnaia bahkan mengakui, musim debut Martin jauh lebih baik ketimbang debutnya sendiri pada 2019. Kala itu, Bagnaia juga membela Pramac Racing, namun ia paceklik podium. Bahkan hanya duduk di peringkat 15 pada akhir musim, berada di bawah bayang-bayang Fabio Quartararo yang jadi debutan terbaik.

Namun, perlu diingat, saat menjalani debutnya di MotoGP, Bagnaia sekadar mengendarai motor GP18, yang usianya sudah tua setahun. Sementara itu, Martin pakai GP21 spek pabrikan teranyar. Bagnaia pun mengakui bahwa 2021, yakni musim ketiganya di kelas para raja, adalah pertama kalinya ia nyaman di atas Ducati.

"Motor kami bukanlah motor paling ramah di grid untuk tahap awal. Namun, Jorge belajar dengan sangat cepat, sementara saya butuh waktu untuk melakukannya. Bagi saya, tahun ini adalah tahun pertama di mana saya bisa mengembangkan sensasi yang sangat baik di atas motor kami," lanjut pembalap berusia 24 tahun ini.

2 dari 2 halaman

Juga Apresiasi Enea Bastianini dan Luca Marini

Pembalap Avintia Esponsorama, Enea Bastianini (c) Esponsorama Racing

Di lain sisi, Bagnaia, yang pernah bertandem dengan Martin di Aspar Mahindra Moto3 2015 dan 2016, menyatakan tiga debutan 2021 sama-sama tampil apik. Tak hanya memuji Martin, Bagnaia menyebut Enea Bastianini juga tak kalah cerdik. Luca Marini memang kesulitan, namun juga beberapa kali memberi kejutan.

Menurut rider Italia ini, ketiga rider tersebut sudah bekerja keras. Konsistensinya juga ia akui lebih baik daripada kiprahnya pada 2020. "Kini, motor kami sangat kuat, namun motor tahun lalu juga sudah oke. Sayangnya, saya hanya cepat kadang-kadang, seringnya malah tak cepat," kisah anggota VR46 Riders Academy ini.

"Namun, tiga debutan tahun ini, yakni Jorge, Enea, dan Luca, bisa mengklaim posisi-posisi yang baik bersama Ducati. Enea juga bekerja dengan sangat baik, Luca bekerja sangat keras pula, meski lebih kesulitan. Namun, saya bisa bilang semua rider Ducati tahun ini cepat dan kompetitif," pungkas Bagnaia.

Sumber: Motorsport Total

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR