BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Para Rider MotoGP Jengkel Race Direction Diam Soal Insiden Pecco Bagnaia

29-07-2020 10:16 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Pramac Racing, Francesco Bagnaia (c) Pramac Racing Pembalap Pramac Racing, Francesco Bagnaia (c) Pramac Racing

Bola.net - Valentino Rossi, Takaaki Nakagami, dan Joan Mir, kompak menyatakan kekecewaan atas sikap diam Race Direction (Badan Pengawas Balap) dalam menanggapi insiden kerusakan mesin rider Pramac Racing, Francesco Bagnaia, dalam balapan MotoGP Andalusia di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (26/7/2020).

Bagnaia diketahui melaju di posisi kedua sejak Lap 12, dan unggul jauh dari Rossi, Franco Morbidelli, dan Maverick Vinales di belakangnya. Dua lap setelah mesin Morbidelli rusak, yakni pada Lap 19, mesin Ducati Desmosedici GP20 milik Bagnaia tiba-tiba mengeluarkan asap putih dan membuat para rider di belakangnya sedikit panik.

Kepada MotoGP.com, Rossi mengaku harus melamban demi menghindari insiden yang tidak-tidak karena asap yang keluar dari motor biasanya mengindikasi adanya kebocoran oli. Menurutnya, insiden tersebut cukup berbahaya dan hal ini membuatnya memilih melamban.

Lewat The Race, komentar senada diungkapkan Nakagami dan Mir, yang duduk di posisi 5 dan 6 saat insiden itu terjadi. Nakagami dengan lantan mengkritik Race Direction yang tak berbuat apa-apa dan sekadar menunggu Bagnaia menepi setelah dua lap. Menurut rider Jepang ini, sikap itu adalah kesalahan besar.

Berikut komentar Rossi, Nakagami, dan Mir soal insiden kerusakan mesin 'Pecco' Bagnaia dalam MotoGP Andalusia di Sirkuit Jerez.

1 dari 4 halaman

Valentino Rossi

Maverick Vinales dan Valentino Rossi (c) Yamaha Maverick Vinales dan Valentino Rossi (c) Yamaha

"Situasi itu buruk. Akibat peristiwa itu, saya kehilangan 0,7 detik dari Maverick, karena saya ada di depannya. Saat melihat asap, jadi saya harus melamban, karena itu sangat menakutkan dan kami semua melaju sangat cepat," tutur Rossi yang akhirnya finis ketiga.

"Jika itu ternyata kebocoran oli, bakal jadi bencana! Untungnya Pecco mengambil keputusan baik, karena ia berhenti setelah 1,5 lap," ungkap sembilan kali juara dunia ini, yang juga mengalami kerusakan mesin di MotoGP Spanyol sepekan sebelumnya.

2 dari 4 halaman

Takaaki Nakagami

Pebalap LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami (c) LCR Honda Pebalap LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami (c) LCR Honda

"Race Direction melakukan kesalahan, karena selama dua lap saya berada di belakang Pecco dan motornya mengeluarkan banyak asap. Saya sangat takut ban depan saya selip, dan saya lega melihatnya keluar jalur dan menghentikan motornya," ungkap Nakagami.

"Itu tidak aman, padahal Race Direction selalu bilang keselamatan adalah yang utama. Tapi kini mereka malah melakukan kesalahan. Kalau satu lap saja sih oke, tapi membiarkannya terjadi selama dua lap adalah kesalahan dan mereka harus memikirkan keselamatan lebih jauh di masa depan," tutur rider LCR Honda ini.

3 dari 4 halaman

Joan Mir

Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir (c) Suzuki Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir (c) Suzuki

"Awalnya saya pikir dua rider Yamaha lah yang motornya mengeluarkan asap. Tapi lalu saya lihat ternyata itu Pecco. Insiden itu tak bikin sulit berkendara, karena hanya ada asap putih," ungkap Mir, yang akhirnya finis kelima.

"Tapi tetap saja ini berbahaya karena, saya pikir, jika mesinnya rusak, kami semua bisa kecelakaan akibat kebocoran oli. Tentu ini sulit dan merupakan situasi yang sangat berbahaya," pungkas rider Suzuki Ecstar ini.

4 dari 4 halaman

Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa

KOMENTAR