BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Naik 12 Posisi, Brad Binder Selamatkan Wajah KTM di Kandang Sendiri

09-08-2021 15:57 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder (c) KTM Images/Rob Gray (Polarity Photo)
Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder (c) KTM Images/Rob Gray (Polarity Photo)

Bola.net - 'Sunday Rider' tampaknya mulai disemat oleh pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder. Untuk kesekian kalinya musim ini, Binder mampu memperbaiki posisi finisnya secara signifikan, yang terkini terjadi di MotoGP Styria, Minggu (8/8/2021), di mana ia start dari posisi 16 dan mampu finis di posisi 4 dalam seri kandang KTM.

Dari 10 balapan yang sudah berjalan, Binder telah enam kali start dari posisi belakang dan finis di posisi yang jauh lebih baik. Dalam seri kali ini, Binder start dengan buruk dan melorot ke posisi 21 pada lap pembuka. Namun, ia secara menakjubkan naik ke posisi semula usai menyalip lima pembalap sekaligus dalam dua lap saja.

Tapi balapan dihentikan pada Lap 3 usai motor KTM Dani Pedrosa meledak di Tikungan 3 akibat tertabrak Savadori. "Start pada balapan pertama sangat sulit. Saya mengalami beberapa masalah sebelum start, saya tak tahu mengapa. Atas beberapa alasan tertentu, saya berkendara tanpa temperatur ban yang ideal," ujar Binder via MotoGP.com.

1 dari 2 halaman

Sempat Gugup Sebelum Start

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder (c) KTM Images/Rob Gray (Polarity Photo)
Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder (c) KTM Images/Rob Gray (Polarity Photo)

Binder mengaku dirinya bahkan sempat nyaris terjatuh pada lap pemanasan. "Saya jadi gugup soal ban depan saya pada lap-lap pertama, rasanya seperti berkendara di trek yang kondisinya basah. Sisi kanan ban depan saya benar-benar tidak panas," tutur pembalap asal Afrika Selatan yang juga kakak Darryn Binder ini.

"Saya kerap keluar lintasan, ke zona hijau, dan bahkan sempat masuk gravel sebelum akhirnya kembali ke trek. Sepertinya saya sempat duduk di posisi 21, namun kemudian saya bisa menyalip beberapa pembalap. Kalau tidak salah, saya ada di posisi 16 pada lap ketiga, dan lalu saya melihat insiden Dani," lanjut Binder.

Usai aspal di Tikungan 3 dibersihkan, balapan diulang sepenuhnya dengan 27 lap, satu lap lebih sedikit dari durasi asli. Binder start lebih baik, dan naik ke posisi 7 pada Lap 4. Namun, ia saling salip dengan Alex Rins, harus bertahan di posisi 8 selama 10 lap, sebelum naik lagi ke posisi 7 akibat Alex Marquez yang melebar.

2 dari 2 halaman

Tetap Keluhkan Ban Keras Michelin

Juara dunia Moto3 2018 ini akhirnya menyalip Rins lagi pada Lap 23, dan secara mengejutkan menyalip Johann Zarco dan Takaaki Nakagami pada lap penutup. Walau finis keempat, Binder tetap mengeluhkan ban depan keras Michelin yang bagi para rider KTM tetap terlalu lunak. Kendala ini sangat terasa di pengereman dan akselerasi, hingga ia tak leluasa berkendara karena mudah terjatuh.

"Jelang finis, saat para rider mulai agak berjauhan, ban depan jadi sedikit dingin hingga semua jadi lebih baik. Saya senang finis keempat. Anda tahu start dari posisi 16 tidaklah menyenangkan. Bisa merangsek ke depan dan setidaknya finis keempat, berarti pekan pertama di sini berjalan baik," tutur Binder yang finis sebagai rider KTM terbaik, sementara Miguel Oliveira gagal finis.

"Kini saya menatap pekan kedua, dan semoga kami dapat solusi agar kualifikasi kami lebih baik. Kami harus mendapatkan kekuatan pada ban depan agar lap tunggal kami juga solid. Namun, dalam balapan, semua bekerja sangat baik. Terima kasih kepada tim saya, dan kita lihat saja apa yang bisa kami lakukan pekan depan," tutupnya.

Sumber: MotoGP

KOMENTAR