BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Morbidelli Penasaran Kinerja Eks Crew Chief Lorenzo-Vinales

14-12-2018 13:30 | Anindhya Danartikanya

Ramon Forcada dan Franco Morbidelli (c) Petronas Yamaha Ramon Forcada dan Franco Morbidelli (c) Petronas Yamaha

Bola.net - Pebalap baru Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli mengaku tak mau terlalu terlena atas hasil gemilangnya dalam uji coba pramusim MotoGP Valencia dan Jerez, Spanyol bulan lalu. Dalam kedua uji coba ini, untuk pertama kalinya Morbidelli mengendarai YZR-M1, dan ia langsung sukses menduduki posisi 6.

Walau mengakui hasil baik ini membuatnya bersemangat menyongsong musim baru, Morbidelli ogah besar kepala. Ia yakin masih harus kembali mengevaluasi performanya di uji coba pramusim Malaysia pada 6-8 Februari mendatang, apalagi permasalahan grip Yamaha masih belum 100% teratasi.

"Melihat hasil Valencia dan Jerez, ini cara yang baik dalam memulai musim baru. Saya langsung merasa percaya diri, pada lap ketiga saya langsung sadar akan menikmati motor ini. Tapi melaju cepat di uji coba bukan berarti saya bakal langsung kompetitif. Jelas masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki pada motor kami," ujarnya kepada GPOne.

1 dari 2 halaman

Semangat Kerja Bareng Forcada

Meski begitu, Morbidelli tak kelewat cemas soal permasalahan yang ada, mengingat ia akan didampingi Ramon Forcada. Pria Spanyol ini dikenal punya segudang pengalaman dalam menangani M1, mengingat ia merupakan crew chief Jorge Lorenzo pada musim 2008-2016 dan Maverick Vinales pada musim 2017-2018 di Yamaha Factory Racing.

"Ramon sudah tahu benar kekuatan dan kelemahan motor kami. Ia adalah teknisi yang fantastis seperti yang sudah kita ketahui. Prestasinya sudah bicara banyak dan bakal seru bekerja sama dengannya. Jelas kami masih harus memahami performa motor, terutama dengan ban lama. Hal inilah yang akan saya bandingkan dengan Rossi dan Vinales," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Target Masuk 12 Besar

Musim depan, Morbidelli dipastikan mengendarai YZR-M1 spek pabrikan, seperti yang dikendarai Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Meski begitu, rider Italia berdarah Brasil ini mengaku ogah mematok target tinggi, dan hanya akan menargetkan peringkat 12 besar di akhir musim.

'Target saya adalah masuk 12 besar. Jadi penting untuk bersiap dengan baik demi musim depan. Target saya, dimulai sejak uji coba di Sepang, adalah mengonfirmasi ulang kecepatan saya dalam uji coba bersama M1. Setelah uji coba, barulah kami bisa melihat lebih jelas situasi saya," tutupnya.

KOMENTAR