Meroket: Johann Zarco Pecahkan Rekor Top Speed Andrea Dovizioso

Anindhya Danartikanya | 12 Maret 2021, 16:35
Meroket: Johann Zarco Pecahkan Rekor Top Speed Andrea Dovizioso
Pembalap Pramac Racing, Johann Zarco (c) Pramac Racing

Bola.net - Tenaga mesin Desmosedici milik Ducati memang tak bisa diragukan lagi di MotoGP. Dengan tenaga yang sangat besar, tentunya para rider mereka bisa mencatat top speed alias kecepatan puncak yang fantastis. Namun, pada hari keempat uji coba pramusim di Losail, Qatar, Kamis (11/3/2021), Johann Zarco menggila.

Seperti diketahui, Ducati merupakan pabrikan yang sangat menjunjung tinggi tenaga mesin mereka, hingga Desmosedici dikenal sebagai motor dengan kecepatan puncaknya yang sukses membuat pabrikan lain iri dan berusaha menyaingi mereka di sektor ini.

Dalam daftar top speed uji coba pada 6-7 Maret lalu, lima rider Ducati duduk di tempat teratas. Yang paling cepat adalah Zarco, dengan 351,7 km/jam. Namun, pada hari keempat, rider Pramac Racing membubuhkan 357,69 km/jam, mengalahkan rekor yang ada. Demikian yang dilansir oleh Crash.net.

1 dari 2 halaman

Sukses Pecahkan Rekor, Tapi...

Perlu diketahui, Ducati sampai saat ini juga memegang rekor top speed tertinggi dalam sejarah MotoGP, yakni dengan 356,7 km/jam. Catatan itu dibubuhkan oleh Andrea Dovizioso di atas Desmosedici GP19, yakni dalam sesi latihan bebas ketiga (FP3) MotoGP Italia di Sirkuit Mugello pada 2019.

Artinya, top speed Zarco sukses mengalahkan rekor Dovizioso. Sayang, mengingat kecepatan ini diraih pada masa uji coba, maka top speed ini tak dicatat sebagai rekor resmi. Alhasil, Dovizioso masih tercatat sebagai pembalap dengan rekor top speed tertinggi dalam sejarah.

Uniknya, Zarco lebih fokus pada ritme balap daripada lap tunggal, dan mengaku kurang nyaman di atas Desmosedici GP20. "Ini hari yang menarik. Saya berencana melakukan simulasi balap pada akhir sesi, dan mencari informasi soal jarak balap. Kemarin, saya nyaman, tapi hari ini beda dan tak sebagus kemarin. Namun, kami bekerja dengan baik dan bertekad nyaman lagi," ungkapnya.

Sumber: Crashnet

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR