Marquez: Perebutan Gelar MotoGP Belum Usai, Lihat Saja Bautista!

Anindhya Danartikanya | 28 Juni 2019, 14:00
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez. (c) HRC
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez. (c) HRC

Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, menolak bersantai-santai ria menghadapi sisa musim MotoGP 2019 meski tengah unggul 37 poin atas Andrea Dovizioso (Ducati Team) menjelang pekan balap di Sirkuit Assen, Belanda akhir pekan nanti. Hal ini ia sampaikan kepada GPOne pada Kamis (27/6).

Marquez mengaku belajar dari persaingan WorldSBK musim ini, di mana Alvaro Bautista (Aruba.it Racing Ducati), yang sempat unggul 43 poin atas Jonathan Rea (Kawasaki Racing Team), kini justru hanya unggul 16 poin akibat terjatuh pada Balapan 2 (Race 2) di Jerez, Spanyol dan Misano, San Marino.

Akibatnya, persaingan WorldSBK yang kini menyisakan 6 seri dan 18 balapan, semakin sengit. Hal inilah yang diantisipasi oleh Marquez, mengingat MotoGP masih punya 12 balapan tersisa. Menurutnya, keunggulan besar bisa hilang begitu saja bila ia bertindak ceroboh.

"Di WorldSBK, tadinya Alvaro tampak telah menggenggam gelar. Tapi, akibat kesalahan di Jerez dan Misano, Alvaro kini hanya unggul 16 poin dari Rea. Ada banyak faktor yang memengaruhi perebutan gelar dunia, beberapa tergantung Anda, ada juga yang tidak. Jadi Anda harus selalu mengerahkan segalanya," ujarnya.

1 dari 2 halaman

Kompetitif di Segala Situasi

Merasa makin nyaman mengendarai motor RC213V, dan terbukti bisa tampil kompetitif di berbagai kondisi dan karakter sirkuit, Marquez pun menyebut satu-satunya hal yang bisa ia lakukan untuk mempertahankan keunggulan poin adalah berhati-hati dan berpikir cerdas dalam menghadapi balapan.

"Kami masih punya 12 balapan tersisa. Tapi kami senang, saya bisa berkendara dengan baik dalam berbagai situasi. Jelas akan ada momen-momen di mana kami akan kesulitan, dan kami harus bersabar," tujuh kali juara dunia berusia 26 tahun ini.

2 dari 2 halaman

Dovizioso Bukan Satu-satunya Rival

Pemilihan strategi dalam balapan juga dirasa penting bagi Marquez, karena rivalnya kini tak hanya Dovizioso. Ia pun mengantisipasi serangan dari Danilo Petrucci (Ducati Team), Alex Rins (Suzuki Ecstar), dan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT).

"Dovi tertinggal 37 poin, tapi ini tak mengubah apa pun. Dovi merupakan rival utama, begitu juga Danilo yang sekali lagi naik podium di Catalunya. Saya juga tak boleh mengabaikan Alex dan Fabio. Kami harus tetap waspada, karena pada akhir musim nanti ada tiga balapan beruntun di mana apa saja bisa terjadi," tutupnya.

Saat ini, Marquez tengah duduk di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 140 poin, 6 podium, dan 4 kemenangan. Sejak masih di GP125 pada 2010, ia sama sekali tak pernah turun dari tangga podium Assen. Ia mengoleksi 9 podium, yang lima di antaranya merupakan kemenangan.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR