Marquez Akui Tim Dokter 'Ngeri' Tangani Cedera Bahunya

Anindhya Danartikanya | 7 Februari 2019, 09:50
Marc Marquez (c) HRC
Marc Marquez (c) HRC

Bola.net - - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez sukses memimpin hari pertama uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada Rabu (6/2), meski belum pulih benar dari cedera dislokasi bahu yang telah dioperasi pada awal Desember lalu. Rider 25 tahun ini pun mengaku dirinya masih belum mendapat kekuatan penuh seperti sediakala.


Cedera ini telah diderita Marquez sejak kecelakaan di Silverstone, Inggris pada 2014 lalu dan tak pernah mendapat perawatan medis yang layak. Tahun lalu, cedera ini bertambah parah. Marquez bahkan menyatakan bahwa tulang bahunya terlepas sendiri dari persendian saat dokter memberinya anestesi menjelang operasi.

"Jika memulai musim ini tanpa operasi, saya bakal mengalami dislokasi bahu setiap kali terjatuh. Bukti keparahannya adalah, saat operasi, tim dokter memasangkan masker pada saya, dan saat saya mulai tidur, bahu saya copot sendiri. Saat itulah para dokter mulai takut, hingga operasinya jauh lebih agresif daripada yang mereka mau," ujarnya via Crash.net.

Operasi yang sejatinya hanya berjalan 1,5 jam, sampai molor selama empat jam. "Saat membuka bahu saya, mereka lihat ada begitu banyak tendon yang rusak. Jadi mereka melakukan dua pembedahan sekaligus. Rencananya, operasi hanya berjalan 1,5 jam. tapi pada akhirnya jadi empat jam. Atas alasan ini, saya butuh waktu lebih lama untuk pulih," lanjutnya.

1 dari 2 halaman

Kesulitan Saat Berpindah Arah

Setibanya di Malaysia pada awal pekan ini, Marquez belum 100% bugar, hingga terpaksa mengubah gaya balap. Pada dua lap pertama, ia bahkan sempat ragu bisa berkendara. Meski begitu, secara bertahap ia mampu mengubah posisi dan gaya berkendara di atas motor RC213V miliknya. Sayangnya, metode ini masih belum bisa membantu kekuatannya menjalani banyak lap sekaligus.

"Saya senang kembali berkendara, tapi saya pikir saya bisa lebih baik dari ini. Saya sulit berpindah arah dari kiri ke kanan, terutama di Tikungan 5 ke 6, dan dari 12 ke 13, begitu juga di titik pengereman di Tikungan 9 dan 12. Saya merasa paling buruk di Tikungan 9 karena harus mengerem jauh lebih awal. Untungnya, ini hanya terjadi di tikungan kiri. Di tikungan ke kanan, saya baik-baik saja. Tapi kami hanya menjalani 30 lap karena kekuatan otot saya mulai menurun," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Seperti Dapat Liburan

Mengingat ia harus menjalani proses rehabilitasi secara intensif dan dilarang berlatih motocross dan dirt track selama dua bulan belakangan, Marquez merasa akhirnya mendapat jatah liburan saat kembali 'bertemu' RC213V-nya.

"Tak ada liburan bagi saya selama musim dingin kali ini. Tapi jujur saja, mengendarai motor saya hari ini rasanya seperti dapat liburan dua pekan. Saya punya semangat baru, adrenalin yang berbeda mengalir dalam tubuh saya," pungkas tujuh kali juara dunia ini.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR