'Marc Marquez Takkan Berhenti di Gelar MotoGP Kelima'

Anindhya Danartikanya | 15 Oktober 2018, 12:50
Marc Marquez (c) AFP
Marc Marquez (c) AFP

Bola.net - - Lima kali juara dunia GP500, Mick Doohan yakin bahwa rider Repsol Honda, Marc Marquez mampu mengunci gelar dunia MotoGP yang kelima di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang akhir pekan ini, menyamai rekornya sendiri. Hal ini disampaikan Doohan kepada Movistar.

Saat ini, Marquez tengah menduduki puncak klasemen pebalap dengan koleksi 271 poin, unggul 77 poin dari rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso di peringkat kedua. Ia hanya harus finis di depan Dovizioso demi merebut gelar dunianya yang ketujuh, dan yang kelima di MotoGP.

Jika berhasil, Marquez pun akan menyamai rekor koleksi gelar Doohan di kelas tertinggi (GP500/MotoGP), dan akan menjadi rider ketiga dengan gelar dunia terbanyak di kelas tertinggi usai Giacomo Agostini (8) dan Valentino Rossi (7).

1 dari 2 halaman

Bisa Ikuti Jejak Rossi

Doohan pun mengaku sangat kagum pada talenta hebat sekaligus konsistensi Marquez sejak turun di MotoGP pada 2013 lalu. "Ini sesuatu yang menakjubkan, terutama karena ia punya talenta yang hebat. Ia sangat konsisten, meraih banyak kemenangan dan pole, dan merebut banyak gelar dunia. Saya rasa ia takkan berhenti setelah gelar (MotoGP) yang kelima. Ia jelas akan terus lanjut," ungkapnya.

"Marc baru berusia 25 tahun. Jadi jika ia ingin mengikuti jejak Vale, yang kini berusia 39 tahun, ia masih punya jalan yang sangat panjang. Dalam hidup, Anda takkan pernah tahu apa yang bakal terjadi. Tapi ia masih bisa terus balapan dan menang sampai 10 tahun ke depan," lanjut pria asal Australia ini.

2 dari 2 halaman

Agresif Memang Perlu

Doohan juga menyatakan bahwa dirinya merupakan salah satu 'penggemar' gaya balap Marquez yang agresif, meski kerap mendapat kritik tajam dari para rivalnya. Doohan bahkan yakin gaya agresif terkadang memang dibutuhkan demi meraih hasil terbaik.

"Sungguh sulit dipercaya bahwa ia selalu mampu bertarung merebut kemenangan. Ia rider yang sangat konsisten, meski kadang sangat agresif. Tapi saya rasa agresi memang dibutuhkan demi menang di level ini. Ia menunjukkan kepada kita bahwa ia adalah yang terbaik. Ia mampu melakukan hal-hal yang tak bisa dilakukan orang lain," pungkas Doohan.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR