Marc Marquez: Tak Selalu Sukses, Saya Juga Harus Tahu Rasanya Terpuruk

Anindhya Danartikanya | 9 Mei 2022, 09:53
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Bola.net - Rider Repsol Honda, Marc Marquez, berusaha bersikap legawa menghadapi masa-masa sulit dalam kariernya di MotoGP akibat rentetan cedera selama tiga musim terakhir. Lewat Diario AS, Kamis (5/5/2022), ia menyatakan dirinya mungkin memang harus merasakan dua pengalaman berbeda, yakni kesuksesan dan keterpurukan.


Sejak 2020, Marquez mengalami dua kali patah tulang humerus alias lengan atas kanan. Tak kunjung pulih, cedera ini bahkan menimbulkan komplikasi pada bahu kanannya yang sempat dislokasi pada 2014 dan dioperasi besar-besaran pada akhir 2018. Tak hanya itu, kini cedera diplopia alias penglihatan ganda mata kanannya kerap kambuh.

Sejak kembali balapan usai absen semusim pada 2020, rider asal Spanyol ini baru meraih empat podium, yang tiga di antaranya merupakan kemenangan. Semua trofi itu ia raih pada 2021. Pada enam seri perdana 2022, ia malah belum naik podium sama sekali. Marquez memang kecewa, namun ia sadar ini juga proses mengembangkan diri.

1 dari 2 halaman

Rasakan Tekanan yang Berbeda

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Marquez tak memungkiri, saat dirinya bugar dan tampil dominan di MotoGP, tekanan yang ia hadapi selalu ada karena ia sangat ingin merebut gelar dunia setiap tahun. Namun, tekanan yang ia rasakan saat dirundung cedera sangatlah berbeda, karena banyak orang yang menantinya cepat-cepat kembali tampil seperti dulu.

"Saya memang harus mengecap pengalaman dari dua sisi olahraga ini, yakni kesuksesan dan cedera. Ini adalah jalan pengembangan diri. Pada tahun-tahun yang baik, tekanan memang selalu ada dan juga memengaruhi saya, namun saya selalu bisa mengendalikannya," ungkap delapan kali juara dunia ini.

"Tekanan saya kali ini berbeda, karena semua orang berharap saya kembali. Tapi saya rasa saya tak perlu buru-buru. Ada banyak hal yang tak bisa dikendalikan dan saya harus bisa mengira-ngira untuk mengendalikannya. Saya harus mencari kemajuan sedikit demi sedikit," lanjut Marquez.

2 dari 2 halaman

Ingin Juarai Lagi, Tapi Harus Realistis

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Pembalap 29 tahun ini menegaskan bahwa dirinya masih ingin menambah koleksi gelar dunia, namun juga mengakui bahwa target itu mungkin masih sulit diraih dalam waktu dekat. "Target saya di masa depan adalah menghadapi tantangan memperebutkan gelar dunia lagi. Itu masih jadi target dan impian saya," tuturnya.

"Namun, saya juga harus realistis. Kami masih harus mencari kemajuan dan progres. Yang terpenting adalah motivasi. Setiap hari adalah tantangan, dan kini tantangan saya adalah melewati dua musim penuh cedera. Setelahnya, saya ingin kembali berkompetisi demi meraih segalanya," pungkas Marquez.

Saat ini, Marquez berada di peringkat sembilan pada klasemen pembalap dengan koleksi 44 poin. Ia tertinggal 45 poin dari Fabio Quartararo di puncak, dengan 15 seri tersisa. Ia dan rider MotoGP lainnya akan kembali turun lintasan dalam Seri Prancis di Sirkuit Le Mans pada 13-15 Mei mendatang.

Sumber: Diario AS

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR