Marc Marquez: Perburuan Gelar Kesembilan Dimulai di Motegi!

Anindhya Danartikanya | 7 Oktober 2019, 16:45
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) AP Photo
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) AP Photo

Bola.net - Marc Marquez menolak bersantai ria usai mengunci gelar dunianya yang kedelapan di MotoGP Thailand yang digelar di Sirkuit Buriram pada Minggu (6/10/2019). Pebalap Repsol Honda ini pun mengaku masih punya tugas menumpuk.


Dengan 4 seri tersisa, Marquez akan menuju akhir musim dengan beban yang jauh lebih ringan. Ia dan Honda pun memutuskan mulai mengevaluasi motor RC213V versi 2020, terhitung sejak MotoGP Jepang di Twin Ring Motegi pada 18-20 Oktober nanti.

"Perburuan gelar kesembilan akan dimulai di balapan berikutnya, Motegi, di mana kami akan bekerja untuk musim 2020," ungkap Marquez kepada Marca, mengingat ia telah mulai menjajal perangkat baru sejak uji coba tengah musim di Brno, Ceko, Agustus lalu.

1 dari 2 halaman

Selalu Jatuh Usai Kunci Gelar

Uniknya, Marquez mengaku sedikit cemas menuju Motegi. Pasalnya, ia punya statistik yang cukup aneh, yakni selalu jatuh dan gagal finis usai mengunci gelar dunia.

Hal ini pun terjadi di Phillip Island, Australia, pada 2014, 2016, dan 2018, yakni usai ia mengunci gelar dunia di Motegi. Tahun ini, Marquez pun bertekad menghilangkan kebiasaan sial tersebut.

"Ada 4 balapan tersisa yang bisa kami lewati tanpa beban, tapi rekor saya menyatakan bahwa setiap kali saya meraih gelar dunia, saya jatuh di balapan berikutnya. Jadi saya akan coba ubah statistik ini!" ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Honda Masih Buru Triple Crown

Marquez juga menyatakan bahwa Honda masih bertekad untuk mempertahankan gelar Triple Crown. Kini gelar dunia pebalap sudah di tangan, sementara gelar dunia konstruktor dan tim masih harus diperjuangkan.

"Salah satu target saya adalah mengakhiri semua balapan tersisa di podium. Sementara target Honda selanjutnya musim ini adalah Triple Crown. Bakal sulit, tapi saya akan coba," pungkas rider berusia 26 tahun tersebut.

Saat ini, Honda berada di puncak klasemen konstruktor MotoGP dengan koleksi 331 poin, unggul 77 poin atas Ducati. Sementara di klasemen tim, Repsol Honda ada di peringkat kedua, tertinggal 19 poin dari Ducati Team yang ada di puncak dengan 377 poin.

Sumber: Marca

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR