BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Marc Marquez: Mustahil Menang Tanpa Honda, Dokter, dan Keluarga

21-06-2021 08:39 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, secara emosional mendedikasikan kemenangan besarnya di MotoGP Sachsenring, Jerman, Minggu (20/6/2021), kepada timnya, begitu juga para dokter dan keluarga yang sudah memberi dukungan melewati masa-masa sulit setahun belakangan. Hal ini ia nyatakan dalam jumpa pers usai balap.

Seperti yang diketahui, Marquez absen semusim pada 2020 akibat patah tulang humerus kanan usai terjatuh di Seri Jerez, Spanyol. Ia pun kembali balapan tahun ini sejak Seri Portimao meski lengannya belum pulih, dan terjadi komplikasi pada bahu kanannya. Ia bahkan sempat gagal finis beruntun di Le Mans, Mugello, dan Catalunya.

Marquez meyakini bahwa ia takkan menemukan kendala fisik serius di Sachsenring, yang merupakan trek favoritnya dan punya 10 tikungan kiri. Namun, ia kesulitan sepanjang pekan balap. Meski begitu, ia bisa membalik keadaan dalam balapan, langsung memimpin sejak lap pembuka dan melenggang sampai finis.

1 dari 3 halaman

Butuh Bantuan Banyak Orang

"Saya belum bisa menyadari apa yang terjadi. Namun, memang benar ini masa-masa yang berat dalam karier saya. Kemenangan ini akan membantu saya untuk tetap maju. Saya tengah mengalami momen sulit, datang ke sini usai tiga kali gagal finis beruntun, ini tak mudah untuk mental dan fisik saya," ungkap Marquez via MotoGP.com.

Usai mengalami patah tulang humerus, Marquez harus menjalani tiga operasi, yang salah satunya berupa cangkok tulang. Ia juga harus menjalani rehabilitasi panjang usai terdapat infeksi pada tulangnya. Mengingat masa-masa sulit ini, ia teringat jasa semua orang yang membantunya finis sebagai pemenang di Sachsenring untuk ke-11 kali.

"Saat melewati garis finis, saya teringat semua orang yang telah membantu saya ke sini. Demi keluar dari situasi sulit ini, tak mungkin saya melakukannya sendiri. Saya butuh banyak orang, saya butuh tim, dokter, fisioterapis, manajer, keluarga, dan teman-teman. Saya pun menemukan mereka semua dan mereka memberi saya banyak bantuan untuk kembali," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Berterima Kasih atas Rasa Hormat dari Honda

Marquez pun menyebut Sirkuit Assen, Belanda, yang menggelar balapan MotoGP pada 25-27 Juni nanti bakal kembali membuatnya kesulitan. Namun, ia ingin menikmati kemenangannya kali ini lebih dulu sebelum fokus ke depan. "Memang benar pada balapan berikutnya saya akan kembali ke situasi saya yang sebenarnya," tuturnya.

"Tapi ini adalah saatnya bersenang-senang dan saatnya bagi saya berterima kasih kepada semua orang, terutama kepada Honda. Rasa hormat yang mereka berikan kepada saya selama bertahun-tahun adalah sesuatu yang sangat saya hargai. Ini merupakan kemenangan penting bagi saya dan Honda," pungkas Marquez.

Kemenangan ini pun membuat sang delapan kali juara dunia tersebut melonjak tinggi ke peringkat 10 pada klasemen pembalap. Dengan koleksi 41 poin, ia justru menjadi pembalap Honda terbaik saat ini, mengasapi Pol Espargaro, Takaaki Nakagami, dan Alex Marquez.

Sumber: MotoGP

3 dari 3 halaman

Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina

KOMENTAR