Marc Marquez Kritik Honda: Kalau Motornya Buruk, Rider Terbaik pun Jadi Sulit Kompetitif

Anindhya Danartikanya | 18 Agustus 2022, 10:25
Marc Marquez Kritik Honda: Kalau Motornya Buruk, Rider Terbaik pun Jadi Sulit Kompetitif
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, sangat berharap Honda Racing Corporation (HRC) segera menemukan terobosan untuk mengatasi jebloknya performa RC213V di MotoGP 2022. Atas alasan inilah ia akan hadir dalam Seri Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, pada 19-21 Agustus 2022.

Honda belum pernah menang lagi sejak Seri Emilia Romagna 2021 yang dikuasai Marquez. Mereka juga baru sekali naik podium musim ini, yakni lewat Pol Espargaro yang finis ketiga di Qatar. Belakangan, para rider Honda, sekaligus sang test rider yang jadi pengganti sementara Marquez, Stefan Bradl, juga sulit finis di 10 besar.

Para rider Honda bahkan mulai lantang melemparkan kritik pada HRC. Espargaro menyebut HRC tak bereaksi cepat dalam mengatasi masalah, sementara Bradl menyebut pengembangan RCV berjalan lelet. Alex Marquez bahkan sudah pasrah soal hasil balapnya, dan tak sabar menanti kepindahan ke Gresini Racing.

1 dari 3 halaman

Honda Butuh Perubahan Besar

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Jebloknya Honda juga tak terbantu absennya Marquez akibat cedera lengan. Atas alasan ini, meski entah kapan balapan, Marquez bertekad hadir di trek demi membantu HRC mencari solusi. "Kita kerap membicarakan kandidat juara, tetapi untuk melakukannya, saya harus ke grid terdepan," ujarnya via MotoGP.com, Rabu (17/8/2022).

"Saya pun sedang mencari performa motor dan tim. Pasalnya, kami harus mencari kemajuan besar tahun depan. Ini menyangkut segalanya, tak hanya mengubah satu hal tertentu. Kami harus melakukan perubahan besar agar bisa melaju di depan," lanjut pembalap Spanyol yang juga delapan kali juara dunia ini.

Menurut Marquez, HRC harus bisa menyajikan motor yang punya performa kompetitif. Ia yakin, jika hal ini tak bisa dipenuhi, maka pembalap terbaik di dunia pun tetap bakal sulit tampil di depan. Ia merasa HRC harus kembali mengembalikan fokus agar motor, pembalap, dan timnya bisa kembali 'menyatu' seperti sediakala.

2 dari 3 halaman

Sebut HRC Harus Kembali Kompak

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

"Kami harus punya sesuatu yang kompetitif agar bertarung di papan atas. Jika tidak, Anda tak bisa meletakkan rider terbaik di atasnya. Jika ingin merebut gelar, Anda harus menyatukan motor, pembalap, dan tim. Semua orang harus bekerja sama dan tak kehilangan informasi. Ini hal terpenting untuk masa depan," ucap Marquez.

Honda sendiri berharap Marquez kembali berkendara dalam tes Misano, pada awal September, tetapi ia tak mau berjanji. Ia bahkan secara blak-blakan menyatakan target realistis untuk kembali adalah dua balapan terakhir, yakni Seri Malaysia di Sepang pada 21-23 Oktober dan Seri Valencia, Spanyol, pada 4-6 November.

"Selama ini saya dengar soal tes Misano. Namun, saya masih belum tahu. Menurut saran dokter, target utama dan target realistis adalah menjalani beberapa balapan saja musim ini. Mungkin bisa di dua seri terakhir, atau cuma satu seri, yakni seri terakhir di Valencia, demi kembali menemukan ritme berkendara," tutup Marquez.

3 dari 3 halaman

Klasemen Sementara MotoGP 2022

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Meski sudah absen empat balapan, uniknya Marquez masih menjadi pembalap terbaik Honda di klasemen pembalap. Pembalap berusia 29 tahun ini menduduki peringkat 14 dengan koleksi 60 poin. Berikut klasemen sementara MotoGP 2022 usai Seri Inggris di Silverstone.

  1. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 180
  2. Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 158
  3. Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 131
  4. Enea Bastianini - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 118
  5. Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114
  6. Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 107
  7. Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 98
  8. Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 84
  9. Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 82
  10. Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 81
  11. Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 81
  12. Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
  13. Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 61
  14. Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
  15. Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 56
  16. Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 45
  17. Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 42
  18. Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27
  19. Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 26
  20. Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 18
  21. Darryn Binder - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10
  22. Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10
  23. Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
  24. Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5
  25. Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0
  26. Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
  27. Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0

Sumber: MotoGP

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR