Marc Marquez: Andai Saya Vakum Semusim, Diplopia Tetap Bisa Kambuh

Anindhya Danartikanya | 8 April 2022, 10:58
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, menyatakan bahwa diplopia atau cedera penglihatan ganda mata kanannya bisa kambuh kapan saja, sekalipun ia vakum dari MotoGP selama satu atau dua musim penuh. Hal ini ia nyatakan dalam jumpa pers Seri Austin di Circuit of The Americas, Texas, Kamis (7/4/2022).

Marquez diketahui tiga kali mengalami diplopia, yang pertama usai kecelakaan hebat di Moto2 Malaysia 2011. Insiden itu merusak saraf keempat pada mata kanannya dan ia harus dioperasi demi pulih. Yang kedua terjadi satu dekade kemudian, usai ia terjatuh dan gegar otak akibat kecelakaan dalam latihan enduro pada Oktober 2021.

Cedera ini pulih pada tengah Januari 2022, namun kambuh lagi usai Marquez terjatuh di sesi pemanasan MotoGP Mandalika dan dinyatakan gegar otak. Usai absen dua balapan, mata Marquez kembali pulih dan dr. Sanchez Dalmau mengizinkannya untuk berlaga di Austin. Namun, Marquez mengakui kepercayaan dirinya sedang diuji.

1 dari 2 halaman

Kondisi Fisik Oke, Kepercayaan Diri Terpuruk

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

"Soal kondisi fisik, saya merasa lebih baik, karena di Qatar saya sangat kesulitan. Tapi memang benar, soal kepercayaan diri, saya merasa lebih buruk. Ini jelas usai akhir pekan yang tak terlalu baik, usai cedera lagi, apalagi penglihatan saya kembali terdampak. Ini bikin saya takut," ujar Marquez seperti yang dilansir The Race.

Marquez sempat menduga diplopia yang ketiga ini terjadi karena kemungkinan ia belum sembuh dari diplopia yang ia dapat pada Oktober lalu. Namun, dr. Dalmau menyatakan cedera tersebut memang bisa kambuh kapan saja sekalinya Marquez mengalami benturan keras di kepala, entah akhir pekan ini atau tahun-tahun mendatang.

Pasalnya, saraf keempat mata kanan Marquez memang sudah rusak sejak 2011. Sang delapan kali juara dunia ini merasa sedih atas diagnosa yang ia terima, namun ia tak mau terlalu kepikiran soal risiko kecelakaan yang akan selalu ia hadapi. Ia menyatakan bahwa dirinya masih ingin tetap balapan dan meraih hasil terbaik.

2 dari 2 halaman

Risiko yang Sama

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

"Ini kedua kali penglihatan saya bermasalah dalam kurun waktu enam bulan. Saya pun bertanya pada dokter, apakah mungkin cedera kali ini saya dapat karena sempat kambuh pada Oktober? Saya juga tanya apa yang bakal terjadi andai saya sepenuhnya berhenti balapan selama setahun?" tutur rider berusia 29 tahun ini.

"Ia pun berkata bahwa benturan yang saya alami, benturan yang sangat keras, membuat saya punya risiko yang sama akhir pekan ini, dan saya akan punya risiko yang sama pula dalam satu atau dua tahun lagi. Pasalnya, saraflah yang jadi salah satu kelemahan saya," pungkas Marquez.

Meski menyatakan tak mau muluk membidik kemenangan akhir pekan ini, namun Marquez tetap diprediksi akan tampil kompetitif di Circuit of The Americas, yang juga trek favoritnya. Marquez tercatat menyapu bersih kemenangan di trek ini sejak 2013, kecuali pada 2019 ketika ia gagal finis usai terjatuh saat memimpin.

Sumber: The Race

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR