Marc Marquez Akui Tak Pedulikan Rekor Agostini-Rossi

Anindhya Danartikanya | 8 Oktober 2019, 10:00
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) AP Photo
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) AP Photo

Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, sukses mengunci gelar dunianya yang kedelapan di MotoGP Thailand yang digelar di Sirkuit Buriram pada Minggu (6/10/2019). Ia pun menjadi pebalap termuda sepanjang sejarah yang mampu meraih 8 gelar, yakni dalam usia 26 tahun 231 hari.


Uniknya, 6 dari 8 gelar ini merupakan gelar yang ia raih di kelas tertinggi. Hanya ada dua rider yang punya koleksi gelar GP500/MotoGP lebih banyak, yakni Giacomo Agostini dengan 8 gelar GP500, dan Valentino Rossi yang meraih satu gelar GP500 dan 6 di MotoGP.

Dengan usia yang masih tergolong muda, ditambah performanya yang sangat garang di lintasan, Marquez pun diprediksi bakal menyamai atau bahkan mematahkan rekor Agostini dan Rossi di masa mendatang. Rossi sendiri bahkan yakin Marquez takkan sulit mencapai rekornya.

1 dari 2 halaman

Jadikan Randy Mamola Panutan

Meski begitu, Marquez tak peduli pada rekor-rekor prestisius yang bisa ia patahkan. Ia menjadikan Randy Mamola sebagai referensi. Eks rider GP500 asal Amerika Serikat itu dinilai sebagai pebalap motor terbaik yang tak pernah juara, dan performa apiknya membuatnya terus diingat oleh penggemar MotoGP.

"Anda bisa meraih banyak atau sedikit kemenangan dalam karier Anda, tapi orang tetap lebih ingat Randy Mamola ketimbang juara dunia mana pun. Mengapa? Jelas berkat pertunjukan yang ia sajikan di trek. Saya selalu ingin melakukan hal spesial, seperti di tikungan terakhir Buriram," ujar Marquez via GPOne.

2 dari 2 halaman

Ambisi Bisa Bikin Menang dan Kalah

Marquez meyakini bahwa untuk meraih banyak kemenangan dirinya tak perlu mencari motivasi lewat rekor orang lain, melainkan dari ambisinya sendiri. Itu saja, Marquez masih harus belajar banyak untuk mengendalikan diri agar tak kelewat ambisius dan justru merugikan dirinya sendiri.

"Ambisi mendorong saya menang, tapi kadang justru bikin kalah. Tim saya coba mengendalikan saya, tapi beginilah karakter saya. Anda bilang saya dekat dengan rekor Vale dan Ago, tapi saya tak pernah terobsesi pada rekor. Saya juga tak mau mulai terobsesi. Rekor memang menyenangkan, tapi obsesi tidaklah bagus," tutupnya.

Dengan 8 gelar dunia yang ia koleksi dari kelas GP125, Moto2, dan MotoGP, Marquez kini juga hanya tertinggal satu gelar saja dari Carlo Ubbiali, Mike Hailwood, dan Rossi, yang terakhir meraih gelar dunianya pada 2009 lalu.

Sumber: GPOne

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR