Marah Motornya Terbakar, Andrea Iannone Sebut Aprilia 'Gila'

Anindhya Danartikanya | 21 November 2019, 11:20
Pebalap Aprilia Gresini, Andrea Iannone (c) Aprilia Racing
Pebalap Aprilia Gresini, Andrea Iannone (c) Aprilia Racing

Bola.net - Pebalap Aprilia Racing Team Gresini, Andrea Iannone, naik pitam usai motor RS-GP miliknya terbakar di Tikungan 1 Sirkuit Ricardo Tormo pada hari kedua uji coba pascamusim MotoGP Valencia, Spanyol, pada Rabu (20/11/2019).

Dalam uji coba ini, baik Iannone maupun Aleix Espargaro tak menjajal banyak hal, karena Aprilia memutuskan tak membawa mesin 2020. Pada hari pertama (19/11/2019), Espargaro juga terjatuh di Tikungan 10, dan kembali terjatuh di Tikungan 14 pada hari kedua.

Insiden terbakarnya motor Iannone terjadi saat sesi baru memasuki 1,5 jam. Ia tengah melaju di trek lurus dan tiba-tiba api berkobar dari bawah. The Maniac mengurangi kecepatan dan berhenti di area run off tikungan pertama. Insiden ini membuat bendera merah tanda sesi dihentikan dikibarkan.

1 dari 2 halaman

Naik Pitam pada Aprilia

Setelah mendapatkan pertolongan dari petugas trek untuk memadamkan api pada RS-GP, Iannone pun kembali ke garasi dan mengungkapkan amarahnya kepada anggota tim, termasuk sang crew chief, Pietro Caprara, dan Direktur Teknis Aprilia Racing, Romano Albesiano.

"Cukup. Aku sudah selesai. Kalian semua gila. Gila. Cukup untuk hari ini. Aku bisa membunuh diriku sendiri dengan menabrak dinding pembatas. Menabrak dinding pembatas dengan kecepatan 300 km/jam. Sudah kukatakan 10 kali, motor ini tak bekerja dengan baik. Tak bekerja dengan baik!" ungkap Iannone dalam bahasa Italia seperti transkrip yang dirilis GPOne.

2 dari 2 halaman

Aleix Espargaro Kritik Aprilia

Aleix Espargaro (c) Aprilia

Aleix Espargaro (c) Aprilia

Sehari sebelum insiden Iannone terjadi, Espargaro sendiri telah mengungkapkan rasa kecewa pada timnya karena mereka merupakan satu-satunya pabrikan MotoGP yang tak membawa mesin baru untuk dijajal dalam uji coba Valencia.

Jelas ini sama sekali tak bisa diterima. Pabrikan sebesar kami, harusnya bisa bekerja di level yang setara dengan pabrikan lain. Semua orang menerima mesin baru pada Selasa. Rencana ideal adalah kami juga mendapatkannya di sini. Nyatanya kami malah harus bersabar," ungkapnya kepada Motorsport.com.

Espargaro dan Iannone pun mengakhiri hari kedua uji coba masing-masing di posisi 16 dan 19. Dua rider berusia 30 tahun ini akan kembali turun lintasan dalam uji coba pascamusim kedua di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 25-26 November nanti.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR