Makin Dekati Podium, Luca Marini Juga Kian Dekati Jejak Valentino Rossi

Anindhya Danartikanya | 23 Juni 2022, 11:12
Pembalap Mooney VR46 Racing Team, Luca Marini (c) VR46 Racing Team
Pembalap Mooney VR46 Racing Team, Luca Marini (c) VR46 Racing Team

Bola.net - Pembalap Mooney VR46 Racing Team, Luca Marini, terus menemukan kemajuan signifikan pada tahun keduanya di MotoGP. Dalam balapan di Sachsenring, Jerman, Minggu (19/6/2022) lalu, ia tampil menggebrak dengan ritme berkendara yang jauh lebih cepat dari para rider terdepan dan berhasil finis kelima.

Start ketujuh, Marini sempat mundur dua posisi usai disalip Maverick Vinales dan Jorge Martin pada tiga lap pertama. Ia kembali ke posisi kedelapan usai Pecco Bagnaia terjatuh pada Lap 4. Ia kemudian harus berjibaku dengan Brad Binder, dan kemudian naik ke posisi keenam usai menyalip Fabio di Giannantonio.

Pada Lap 23, Marini akhirnya balap menyalip Martin. Dapat udara segar, rider Italia ini mencatatkan waktu lap dan ritme yang sangat cepat, bahkan lebih cepat dari Fabio Quartararo yang meraih kemenangan. Sayang, tak banyak waktu untuk mengejar. Ia akhirnya finis kelima, 'hanya' tertinggal 3,3 detik dari Jack Miller yang finis ketiga.

1 dari 2 halaman

Pertama Kalinya Berpotensi Naik Podium

Pembalap Mooney VR46 Racing Team, Luca Marini (c) VR46 Racing Team

Pembalap Mooney VR46 Racing Team, Luca Marini (c) VR46 Racing Team

"Saya tentu ingin bertarung di posisi ini lebih cepat, namun awal musim ini sangat sulit. Kru dan tim kami masih baru, motor kami juga baru. Kami agak kesulitan, kehilangan banyak waktu. Namun, setelahnya kami menemukan setup dasar yang baik, dan kepercayaan diri saya terus membaik tiap waktu. Tiap balapan juga makin oke," ujar Marini kepada The Race.

Hasil ini adalah hasil terbaik Marini di MotoGP sejak debutnya musim lalu, menyamai torehannya di Seri Austria 2021. Bedanya, kala itu ia terbantu oleh hujan deras, sementara dalam balapan kali ini ia tampil tanpa kendala, murni dari hasil kerja kerasnya sendiri. Ia pun yakin, andai posisi startnya lebih baik, maka bisa ia naik podium.

"Kami makin dekat, dan balapan di Jerman adalah pertama kalinya saya punya potensi naik podium. Jika melihat balapan-balapan sebelumnya, saya tahu sangat sulit naik podium karena ritme saya tak terlalu baik. Tapi di Jerman, ritme saya bagus. Meski tak seperti Fabio atau Pecco, ritme saya cukup untuk memperebutkan posisi ketiga," ungkap Marini.

2 dari 2 halaman

Berkendara Lebih Alami, Bisa Pakai Insting

Pembalap Mooney VR46 Racing Team, Luca Marini (c) VR46 Racing Team

Pembalap Mooney VR46 Racing Team, Luca Marini (c) VR46 Racing Team

Jika naik podium dalam waktu dekat, maka Marini mengikuti jejak sang kakak, Valentino Rossi. Ia yakin bisa meraihnya musim ini, karena kini ia bisa berkendara lebih alami di atas Desmosedici GP22. "Tahun lalu saya fokus memperbaiki diri sendiri, coba beradaptasi pada kelas baru, ban baru, dan motor Ducati. Saya juga coba memperbaiki gaya balap," ucapnya.

"Tahun ini, terutama dalam tes, saya pun bisa meraih perubahan. Saya juga menemukan setup yang membantu saya berkendara lebih mudah tanpa memikirkan apa yang harus saya lakukan. Saya berkendara lebih alami, dengan insting. Saya semakin percaya diri dan kami harus melanjutkan tren ini. Setelahnya, kami bisa naik podium," pungkas Marini.

Saat ini, Marini berada di peringkat 13 pada klasemen pembalap dengan koleksi 52 poin. Ia tertinggal 8 poin dari rider Repsol Honda yang cedera lengan kanan, Marc Marquez, di peringkat 12. Sebagai catatan, Marini adalah satu-satunya rider non-debutan, selain Takaaki Nakagami, yang belum pernah menapakkan kaki di tangga podium MotoGP.

Sumber: The Race

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR