Lorenzo: Langsung Menang di Qatar? Tiada yang Mustahil!

Anindhya Danartikanya | 15 Februari 2019, 12:00
Jorge Lorenzo (c) HRC
Jorge Lorenzo (c) HRC

Bola.net - - Dengan cedera patah tulang scaphoid yang ia alami, Jorge Lorenzo tak yakin dirinya merupakan salah satu favorit juara di MotoGP 2019. Dalam wawancaranya dengan Sky Sport, Por Fuera juga tak mau mematok target muluk dalam tahun pertamanya membela Repsol Honda.


Usai membela Ducati, Lorenzo memutuskan pindah ke pabrikan Sayap Tunggal dan bertandem dengan sang juara dunia bertahan, Marc Marquez. Punya pengalaman sembilan musim di Yamaha dan dua musim di Ducati, Lorenzo yakin kini dirinya merupakan rider yang lebih 'komplet'.

Hal ini terbukti dari hasil uji coba pascamusim di Valencia dan Jerez pada November lalu, di mana untuk pertama kalinya Lorenzo mengendarai RC213V. Meski saat itu ia masih cedera jari kaki dan mengalami keretakan tulang radius tangan kiri, ia berhasil menduduki posisi 12 di Valencia dan posisi 5 di Jerez.

1 dari 2 halaman

Bukan Unggulan Jadi Juara

Marc Marquez dan Jorge Lorenzo (c) HRC

Marc Marquez dan Jorge Lorenzo (c) HRC

Meski langsung nyaman mengendarai RCV, Lorenzo ogah sesumbar bisa menjadi salah satu kandidat juara. Ia yakin Marquez, Andrea Dovizioso, Valentino Rossi dan Maverick Vinales adalah para rider yang lebih unggul. Menurutnya, target paling realistis saat ini hanyalah mengumpulkan pengalaman dan mencoba meraih kemenangan sesegera mungkin.

"Marc adalah favorit juara tahun ini karena ia terbukti sebagai pebalap paling kuat, kemudian ada Dovi, Vale dan Maverick. Saya sendiri akan mencoba menang dengan motor baru sesegera mungkin. Saya berharap begitu. Tapi mungkin saja kemenangan saya bakal terwujud di Qatar, meski pasti bakal sangat sulit," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Tiada yang Mustahil

Lorenzo meyakini bahwa persaingan yang ketat di MotoGP bisa membuat hal yang tak mungkin menjadi mungkin. Meski begitu, ia mengaku takkan membebani dirinya sendiri dengan wajib memenangi balapan di Qatar, dan yakin dirinya baru akan benar-benar kembali maksimal usai tiga seri.

"Tak ada yang mustahil. Kita lihat saja nanti progresnya, yang jelas saya ingin fit untuk Jerez (seri keempat). Saya tahu saya bakal kesulitan di Qatar. Mungkin saya baru maksimal setelah 2-3 seri, tapi target kami adalah meningkatkan performa motor dan merebut gelar dunia," pungkasnya.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR