Lin Jarvis Tekad Pensiun Usai Yamaha Rebut 10 Gelar di MotoGP

Anindhya Danartikanya | 26 Desember 2021, 22:10
Fabio Quartararo dan Lin Jarvis saat merayakan gelar dunia MotoGP 2021. (c) Yamaha MotoGP
Fabio Quartararo dan Lin Jarvis saat merayakan gelar dunia MotoGP 2021. (c) Yamaha MotoGP

Bola.net - Usai Valentino Rossi memutuskan gantung helm pada akhir musim MotoGP 2021, kini Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, juga mulai ikut memikirkan masa pensiun. Kepada Motorsport Total, Kamis (23/12/2021), Jarvis menyatakan hanya akan bertahan di MotoGP setidaknya 3-4 tahun lagi.

Jarvis sudah mengepalai departemen balap Yamaha khusus MotoGP sejak 1999, dan sejak itu ia telah meraih delapan gelar dunia. Empat gelar ia raih bersama Valentino Rossi, tiga gelar ia raih dengan Jorge Lorenzo, dan yang terbaru, bersama Fabio Quartararo pada 2021.

Meski begitu, Jarvis mengaku bahwa dirinya mulai merasakan kurangnya gegap gempita di MotoGP. Semua bermula dari pandemi Covid-19 yang muncul pada awal 2020. Sejak itu, MotoGP memberlakukan sejumlah aturan ketat untuk mengurangi kans penyebaran virus tersebut kepada para penghuni paddock.

1 dari 2 halaman

Sebut MotoGP Tak Lagi Semenyenangkan Dulu

Massimo Meregalli, Fabio Quartararo, dan Lin Jarvis (c) Yamaha MotoGP

Massimo Meregalli, Fabio Quartararo, dan Lin Jarvis (c) Yamaha MotoGP

Akibat restriksi bepergian yang diberlakukan sejumlah negara, MotoGP jadi hanya bisa mengunjungi beberapa trek, terutama di Eropa. Selama dua tahun belakangan, satu-satunya negara Asia yang mereka kunjungi adalah Qatar. Ajang ini bahkan sama sekali tak berkunjung ke Australia.

Kini, tim-tim MotoGP juga tak boleh mengundang banyak tamu, dan para penghuni paddock juga tak boleh pergi ke tempat selain sirkuit dan hotel. Tak hanya itu, segala kendala yang dialami Yamaha juga bikin Jarvis tertekan. "Saya sudah lelah. Pandemi Covid-19 bikin tugas kami bertambah. Pada saat yang sama, MotoGP kini kurang menyenangkan," kisah Jarvis.

"Kami tak lagi boleh pergi ke restoran, ada banyak aturan dan kami tak lagi bisa mengundang tamu. Masalah katup mesin (pada 2020) juga melelahkan. Tahun ini kami juga harus menghadapi kasus Maverick (Vinales). Meski begitu, gelar dunia yang diraih Fabio, atas alasan tertentu, menjadi imbalan kerja keras kami," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Pensiun Usai Yamaha Raih 10 Gelar di Era MotoGP

Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis (c) Yamaha

Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis (c) Yamaha

Jarvis, yang berasal dari Inggris namun lama tinggal di Belanda dan Italia berkat tugasnya mengatur struktur Yamaha di MotoGP, mengaku masih punya semangat bekerja. Namun, hasil yang diraih para pembalapnya akan sangat memengaruhi masa depannya.

Jarvis mengaku baru akan pensiun 3-4 tahun lagi, dengan catatan Yamaha harus sudah meraih dua gelar tambahan. "Saya masih termotivasi menjalankan pekerjaan. Namun, hasil baik sangatlah krusial. Saya sudah berusia 64 tahun dan saya merasa masih punya waktu 3-4 tahun lagi untuk bekerja," tuturnya.

"Target saya adalah meraih sepuluh gelar dunia. Saya ingin merayakan dua gelar lagi dan kemudian pensiun," pungkas Jarvis, yang bersama Davide Brivio, merupakan orang yang paling berjasa mendatangkan Rossi ke Yamaha pada 2004, dan mengakhiri paceklik gelar sejak GP500 1992 lewat Wayne Rainey.

Sumber: Motorsport Total

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR