Lewis Hamilton Gagal Juarai Formula 1, Valtteri Bottas Merasa Ikut Kalah

Anindhya Danartikanya | 13 Desember 2021, 11:58
Pembalap Mercedes AMG Petronas, Valtteri Bottas (c) AP Photo
Pembalap Mercedes AMG Petronas, Valtteri Bottas (c) AP Photo

Bola.net - Pembalap Mercedes AMG Petronas, Valtteri Bottas, merasa ikut gagal menjuarai Formula 1 usai sang tandem, Lewis Hamilton, dijegal Max Verstappen dalam perebutan gelar dunia di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Minggu (12/12/2021). Kepada Crash.net, Bottas mengaku sangat prihatin, meski Mercedes mengunci gelar konstruktor.

Verstappen yang start dari pole, langsung tersalip oleh Hamilton di trek lurus selepas start. Pada Lap 53, Hamilton masih memimpin dan unggul 11,5 detik. Namun, Nicholas Latifi menghantam dinding pembatas dan mengundang Safety Car. Red Bull pun meminta Verstappen melakukan pit stop pada Lap 54 untuk mengganti ban keras ke lunak.

Pada akhir Lap 57, Hamilton dan Verstappen bersisian saat Safety Car masuk ke pit. Pada awal Lap 58, Verstappen pun menyalip Hamilton dan mengambil alih pimpinan balap di Tikungan 5. Verstappen mampu mempertahankan posisi pertama sampai bendera finis dikibarkan. Dengan begitu, ia menjadi juara dunia dan Hamilton jadi runner up.

1 dari 2 halaman

Anggap Lewis Hamilton Layak Juara

Pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton (c) AP Photo

Pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton (c) AP Photo

Bottas sendiri menjalani balapan yang berat. Start keenam, ia melorot dua posisi pada lap pembuka dan sulit mencari ritme ideal. Ia ada di posisi keempat pada restart usai Safety Car masuk ke pit, namun disalip duet Scuderia AlphaTauri pada lap pemungkas. Baginya, makin berat merayakan gelar konstruktor Mercedes.

"Jelas kami ingin meraih kedua gelar. Menjadi juara dunia konstruktor lagi memang prestasi besar, namun pada saat yang sama juga menyakitkan melihat Lewis tak meraih gelar dunia pembalap. Bahkan bagi saya, saya merasa seperti kehilangan gelar juga karena dia kalah," ungkap pembalap Finlandia berusia 32 tahun ini.

"Saya merasa kecewa untuknya, karena saya merasa ia layak mendapatkannya hari ini. Ia melakukan start dan menjalani balapan dengan baik, lalu situasinya berubah seperti ini. Beginilah olahraga, beginilah jalannya. Kadang merugikan Anda, kadang menguntungkan Anda. Sayangnya, hari ini bukan hari kami," lanjut Bottas.

2 dari 2 halaman

Sedih Tinggalkan Mercedes, Semangat Bela Alfa Romeo

Pembalap Mercedes AMG Petronas, Valtteri Bottas (c) AP Photo

Pembalap Mercedes AMG Petronas, Valtteri Bottas (c) AP Photo

Usai lima tahun membela Mercedes, Bottas akan digantikan George Russell musim depan. Ia sendiri akan pindah ke Alfa Romeo Racing sebagai pengganti kompatriotnya yang pensiun, Kimi Raikkonen. Bottas pun mengaku perasaanya berkecamuk meninggalkan Mercedes, meski bersemangat menyongsong musim baru.

"Rasanya campur aduk. Saya senang tim kami dapat gelar konstruktor. Saya bangga, tapi pada saat yang sama, saya prihatin untuk Lewis. Tapi kini saatnya untuk memulai hal baru. Saya sangat bangga dan mensyukuri apa yang kami raih bersama. Kami meraih hal-hal hebat," ungkap Bottas.

"Ini mungkin bukan balapan terbaik untuk mengakhiri kerja sama, namun kami harus lihat gambaran besarnya. Kami meraih lima gelar dunia konstruktor bersama-sama. Saya dan Lewis adalah tandem paling sukses dalam sejarah F1, jadi rasanya cukup sedih harus pergi. Namun, tentu saya menatap masa depan," tutupnya.

Sumber: Crashnet

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR