Lewati 18 Bulan yang Berat, Pierre Gasly Sulit Percaya Menangi F1 GP Italia

Anindhya Danartikanya | 7 September 2020, 08:45
Pembalap Scuderia AlphaTauri Honda, Pierre Gasly (c) AP Photo
Pembalap Scuderia AlphaTauri Honda, Pierre Gasly (c) AP Photo

Bola.net - Pembalap Scuderia AlphaTauri Honda, Pierre Gasly, mengaku sulit percaya dirinya sukses memenangi Formula 1 GP Italia di Sirkuit Monza, Minggu (6/9/2020). Ini adalah kemenangan perdana Gasly di F1, sekaligus yang pertama bagi AlphaTauri sejak 2008 di trek yang sama lewat Sebastian Vettel.

Start dari posisi 10, Gasly menduduki posisi 3 usai balapan dihentikan akibat kecelakaan hebat sang sahabat, Charles Leclerc di Parabolica pada Lap 26. Pembalap Prancis ini pun naik ke posisi kedua usai restart, menyalip Lance Stroll yang melaju dengan buruk.

Gasly langsung memimpin usai Lewis Hamilton menjalani hukuman stop and go 10 detik akibat melakukan pit stop pada periode Safety Car untuk kerusakan mobil Kevin Magnussen pada Lap 20. Gasly ditempel ketat Carlos Sainz jr pada tiga lap terakhir, namun ia tak goyah dan akhirnya menang.

1 dari 3 halaman

Balapan yang Gila

Hasil ini tentu mengobati segala keresahan Gasly selama 18 bulan terakhir, mengingat ia dikembalikan ke Scuderia Toro Rosso (nama lama AlphaTauri) usai tampil buruk bersama Aston Martin Red Bull Racing Honda. Ia juga kehilangan sang sahabat, Anthoine Hubert, yang tewas usai mengalami kecelakaan hebat di F2 Belgia tahun lalu.

View this post on Instagram

We all saw what you did, Pierre! Wow! 💪👏 . #F1 #Formula1 @pierregasly @alphataurif1 #ItalianGP

A post shared by FORMULA 1® (@f1) on

"Sulit dipercaya. Saya belum menyadari apa yang terjadi. Balapan yang gila. Mobil saya sangat cepat. Saya mengalami banyak hal dalam 18 bulan belakangan. Saat meraih podium perdana saya tahun lalu, saya merasa 'wow' bersama AlphaTauri, dan kini meraih kemenangan perdana saya di Monza," ujarnya via Crash.net.

Gasly pun mengaku sangat bangga bisa membayar utang budi kepada AlphaTauri, tim yang sudah memberinya kesempatan turun di F1 pada 2017 lalu, dan membantunya naik podium usai finis kedua di Brasil tahun lalu. "Saya tak bisa berkata-kata. Tim ini sudah melakukan banyak hal bagi saya," ungkapnya.

2 dari 3 halaman

Pemenang asal Prancis Perdana Sejak 1996

"Tim ini memberi saya kesempatan di F1, memberi podium perdana saya. Kini mereka memberi saya kemenangan perdana. Ini gila. Saya sangat bahagia. Saya tak bisa cukup berterima kasih pada mereka. Ini trek yang sensitif pada tenaga mesin, dan kami menang di depan Mercedes, Ferrari, dan Renault. Ini hari yang menakjubkan," tutur Gasly.

Pembalap berusia 24 tahun ini juga merupakan pembalap Prancis pertama yang mampu merebut kemenangan di F1 sejak Oliver Pines di F1 GP Monako pada 1996 silam. Gasly mengakui bahwa rekor ini merupakan salah satu target untuk dipatahkan, namun tak menyangka bakal melakukannya dengan AlphaTauri.

"Saya selalu bilang bahwa setibanya saya di F1, itulah yang harus saya ubah, karena sudah lama sekali. Tapi saya tak pernah mengira kemenangan ini terwujud bareng AlphaTauri. Sejak tahun lalu, kami benar-benar fokus pada diri sendiri, bekerja secara bertahap. Jujur saja ini gila. Saya sangat senang," tutupnya.

Sumber: Crashnet

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR