BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Langsung Tercepat di Uji Coba, Aleix Espargaro Sebut Aprilia Terbaru Lebih Stabil

07-03-2021 12:18 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro (c) MotoGP.com Pembalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro (c) MotoGP.com

Bola.net - Pembalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro, senang mencatat waktu tercepat pada hari pertama uji coba pramusim MotoGP Qatar di Sirkuit Losail pada Sabtu (6/3/2021). Kepada Crash.net, ia menyebut performa RS-GP terbaru lebih stabil, namun menyatakan kecepatan puncak dari motor ini masih belum ideal.

Ini pertama kali MotoGP kembali ke Qatar, usai balapan tahun lalu dibatalkan akibat Covid-19. Espargaro pun menempel ketat test rider Honda, Stefan Bradl, sepanjang hari. Namun, jadi tercepat pada dua jam terakhir dengan 1 menit 54,584 detik, 0,285 detik lebih cepat dari rekor lap Jorge Lorenzo di atas Yamaha pada 2016.

"Motor ini lebih stabil. Pada sisi aerodinamika, Aprilia juga bekerja dengan sangat baik, dan rasanya sangat berbeda pada akselerasi. Saya rasa kami mengalami kemajuan nyata, dan motor ini kini punya downforce lebih besar. Jadi, secara fisik saya bisa lebih merasakannya dari tahun lalu. Motor ini membuat akselerasi lebih baik," ujarnya.

1 dari 3 halaman

Makin Cocok dengan Gaya Berkendara Aleix Espargaro

"Kami masih harus memahami motor ini dan melihat kekuatan dan kelemahannya. Namun, motor ini sangat cocok dengan saya, dan ini berarti kami bekerja dengan sangat baik. Tahun lalu, motor kami paling lamban, tapi kini kami berada di posisi terdepan dengan catatan waktu yang sangat cepat pada hari pertama," lanjut Espargaro.

Kakak Pol Espargaro ini pun yakin RS-GP terbaru kini punya potensi lebih besar dalam meraih hasil baik tahun ini. Namun, rider Spanyol ini masih mengeluhkan kecepatan puncak RS-GP, yang menurutnya masih tertinggal dari para kompetitor, terutama Ducati, yang memang dikenal sebagai 'raja top speed' MotoGP.

Espargaro pun mengakui bahwa akselerasi motornya kini lebih baik, namun masalah kurangnya kecepatan puncak ini ada kalanya tak hanya bersumber dari tenaga mesin. Ia yakin ada faktor lain yang bisa diutak-atik demi mendapatkan kecepatan puncak yang lebih baik, dan itulah yang harus diatasi Aprilia.

2 dari 3 halaman

Masih Ada Ruang untuk Berkembang

"Kadang, ini tak hanya soal mesin. Era MotoGP yang sekarang lebih rumit dari 4-5 tahun lalu, apalagi aerodinamika kini lebih sulit. Akselerasi saya kini lebih baik, namun jelas kecepatan puncaknya masih harus diperbaiki. Kecepatan puncak kami masih lebih rendah dari musim lalu dan kehilangan 15 km/jam dari Ducati," tuturnya.

"Jadi, masih ada ruang berkembang. Namun, aerodinamika bisa membuat Anda membelok lebih baik atau tidak, berakselerasi lebih cepat atau lamban, dan menciptakan kecepatan puncak lebih baik. Kini, kami harus menemukan keseimbangan, dan hari ini saya coba dua paket aerodinamika yang masih harus dipahami," tutupnya.

Tandem Espargaro yang berstatus debutan, Lorenzo Savadori, duduk di posisi 19 dalam daftar catatan waktu dengan ketertinggalan 1,824 detik. Keduanya akan kembali turun lintasan hari ini, dan kemudian pada 10-12 Maret.

Sumber: Crashnet

3 dari 3 halaman

Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021

KOMENTAR