KTM Tekad Pertahankan Remy Gardner di Tech 3, Gantung Nasib Raul Fernandez

Anindhya Danartikanya | 1 Juli 2022, 14:39
Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Remy Gardner (c) KTM Images/Philip Platzer
Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Remy Gardner (c) KTM Images/Philip Platzer

Bola.net - Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, tak rela melepaskan Remy Gardner di MotoGP 2023, meski ia sempat bersitegang dengan Paco Sanchez, manajer pribadi rider Tech 3 KTM Factory Racing tersebut. Kepada Speedweek, Senin (27/6/2022), Beirer menyatakan KTM masih ingin Gardner terlibat dalam proyeknya.


Gardner membela Tech 3 usai menjuarai Moto2 2021 dengan Red Bull KTM Ajo. Namun, musim debutnya di MotoGP tidaklah mudah. Rider Australia ini bertarung di papan bawah, dan baru meraih 9 poin dalam 10 seri perdana. Posisinya di Tech 3 musim depan pun terancam, mengingat KTM ingin kembali menggaet Pol Espargaro.

KTM menawarkan perpanjangan kontrak kepada Gardner, tapi Sanchez menyebut nilai yang ditawarkan 'sangat buruk'. Hal ini bikin Beirer murka dan menyebut manajer pribadi para rider MotoGP bagai 'wabah terburuk sejak pandemi Covid-19 merebak'. Namun, Beirer berusaha tetap profesional, karena ingin Gardner bertahan.

1 dari 2 halaman

Jauh dari Kata 'Menyerah' dengan Remy Gardner

Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer (c) KTM Images

Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer (c) KTM Images

"Kala itu Paco Sanchez memang benar-benar bikin saya kesal akibat pernyataannya. Saya kemudian mengomentarinya, jadi sejak itu urusannya selesai dengan saya. Saya hanya akan berhadapan dengannya secara normal demi Remy, karena kami masih sangat termotivasi menjalankan proyek MotoGP kami dengan Remy," tutur Beirer.

"Remy menjalani balapan yang sangat baik di Barcelona dan Sachsenring, meski di Assen situasinya lebih sulit. Masih memungkinkan membantu Remy konsisten meraih poin. Ini target realistis untuk paruh kedua musim. Kami masih jauh dari kata 'menyerah' soal masa depan dengan Remy. Kami bakal senang jika bisa lanjut dengannya pada 2023," lanjutnya.

Meski begitu, Beirer menyatakan bahwa KTM tak bisa otomatis memaksakan kontrak jika Gardner tak benar-benar senang dan puas dengan kinerja pihaknya. Menurutnya, jika dipaksakan, maka situasi bakal rumit dan tantangan bakal lebih berat. Hal inilah yang terjadi dengan Raul Fernandez, yang sejauh ini baru meraih 5 poin.

2 dari 2 halaman

Lagi-Lagi Drama dengan Raul Fernandez

Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez (c) KTM Images

Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Raul Fernandez (c) KTM Images

Sebelum membela Tech 3, Fernandez ingin bergabung ke WithU Yamaha RNF. Kontraknya dengan KTM siap dibeli oleh Yamaha dengan nilai EUR 500.000. Tapi langkah ini diadang KTM begitu saja dengan cara dadakan mengumumkan Fernandez sebagai rider Tech 3 di MotoGP 2022. Beirer pun tak mau mengulang hal ini dengan Gardner.

"Kami tak mau mengaktifkan opsi Remy tanpa persetujuannya. Kami ingin duduk bersama dan mempertimbangkan apakah melanjutkan kerja sama di masa depan adalah keputusan tepat. Kami ingin ambil waktu, namun kami juga ingin dengar komitmen Remy bahwa ia percaya pada proyek, tim, dan motor kami, karena kami percaya padanya," tutur Beirer.

Eks rider motocross ini juga menanggapi rumor bahwa Fernandez ingin pindah ke RNF Aprilia dengan membayar denda EUR 1,3 juta kepada KTM. "Jumlah itu tidak benar. Namun, Raul punya jalinan kontrak dengan kami dan itu harus ditangani dengan layak. Tapi saya tak mau banyak omong soal itu karena kisah ini belum terpecahkan," tutupnya.

Sumber: Speedweek

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR