KTM Bantah Reuni dengan Jack Miller Meski Terancam Ditinggal Miguel Oliveira

Anindhya Danartikanya | 10 Mei 2022, 15:33
Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller (c) Ducati Corse
Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller (c) Ducati Corse

Bola.net - Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, membantah rumor pihaknya berniat 'reuni' dengan eks rider juniornya, Jack Miller, di MotoGP 2023. Rumor ini muncul setelah Motosprint, pada Kamis (5/5/2022), melansir bahwa Miller, yang kini terancam terdepak dari Ducati Lenovo Team, bisa jadi rider yang cocok untuk karakter RC16.

Miller sempat jadi bintang KTM di Moto3 2014, tepatnya lewat Red Bull KTM Ajo. Ia tampil sangat kompetitif dan menjadi favorit juara dunia. Sayangnya, ia kalah dua poin dari Alex Marquez di balapan terakhir, meski meraih jumlah kemenangan yang lebih banyak. Kerja samanya dengan KTM juga putus usai ia naik ke MotoGP pada 2015.

Kala itu Miller dapat kontrak tiga tahun dari Honda, dan usai kontraknya dengan Honda habis, The Thriller pindah ke Ducati pada 2018 lewat Pramac Racing. Uniknya, Miller dan tim pabrikan KTM juga sempat bernegosiasi serius pada pertengahan 2019, ketika tempatnya di Pramac terancam diambil alih oleh Jorge Lorenzo pada 2020.

1 dari 2 halaman

Miguel Oliveira Sudah Diskusi dengan Yamaha

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Miguel Oliveira (c) AP Photo

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Miguel Oliveira (c) AP Photo

Kini, rumor diskusi Miller dan KTM kembali muncul karena tempat Miller di tim pabrikan Ducati diperebutkan Jorge Martin dan Enea Bastianini. Meski bersedia dikembalikan ke Pramac, Miller juga harus berebut tempat dengan Johann Zarco. Apalagi Bastianini juga bisa dipindahkan ke Pramac jika Martin yang dipilih membela Tim Merah.

Di lain sisi, KTM juga terancam kehilangan Miguel Oliveira. Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, bahkan blak-blakan mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan manajer pribadi sekaligus ayah Oliveira, Paulo Oliveira. Namun, Beirer membantah pihaknya bertekad untuk menggaet Miller kembali.

"Rencana kami terus berkendara dengan Red Bull bersama Brad dan Miguel, serta Tech 3 bersama Remy dan Raul. Kami sudah punya kontrak yang terkonfirmasi, dan punya ikatan yang kuat lewat opsi. Target kami menyongsong 2023 bersama empat rider yang kontraknya masih berlaku pada 2022," ujar Beirer via Speedweek, Minggu (8/5/2022).

2 dari 2 halaman

KTM Tak Mau Paksa Ridernya Bertahan

Raul Fernandez, Miguel Oliveira, Brad Binder, dan Remy Gardner (c) KTM Images

Raul Fernandez, Miguel Oliveira, Brad Binder, dan Remy Gardner (c) KTM Images

Beirer juga menyatakan tak ada alasan yang cukup kuat bagi keempat ridernya untuk pergi meninggalkan KTM, mengingat level performa semua motor MotoGP kini sama rata. "Ada level yang sama di MotoGP, jadi segalanya cocok pada akhirnya. Kami punya kesepakatan yang baik dengan para rider dan mereka senang," ungkapnya.

Di lain sisi, eks rider motocross ini juga menegaskan KTM ogah memaksa ridernya bertahan jika mereka memang merasa tak nyaman. Seperti yang diketahui, KTM sempat mengalami polemik dengan Raul Fernandez, yang tadinya ingin membela tim satelit Yamaha namun 'terpaksa' membela Tech 3 KTM karena masih punya kontrak setahun.

"Mereka juga harus merasa nyaman. Tak ada gunanya memaksakan apa yang tidak cocok. Kami juga tak punya tekanan dan tenggat waktu untuk melakukan apa pun. Kami ingin bertahan dengan empat rider kami. Normal saja jika rider kami berulang kali didekati tim lain sehingga rumor-rumor bermunculan," tutup pria Jerman ini.

Sumber: Motosprint, Speedweek

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR