BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Kocak Tapi Bahaya, Enea Bastianini Kelilipan Rambut Sendiri di Balapan MotoGP Doha

06-04-2021 16:45 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Avintia Esponsorama, Enea Bastianini (c) Esponsorama Racing Pembalap Avintia Esponsorama, Enea Bastianini (c) Esponsorama Racing

Bola.net - Meski tak naik podium seperti Jorge Martin, debutan Avintia Esponsorama, Enea Bastianini, kembali menuai pujian usai finis ke-11 dalam MotoGP Doha di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (4/4/2021). Hasil ini pun menjadi konfirmasi bahwa progres belajarnya terus berjalan baik, usai ia finis ke-10 di trek yang sama sepekan sebelumnya.

Sepanjang akhir pekan, Bastianini sejatinya mengalami kendala fisik. Tubuhnya merasa lemah usai mendapatkan dosis kedua vaksin Covid-19. Alhasil, hal ini memengaruhi performanya di sesi kualifikasi pada Sabtu (3/4/2021), hingga ia harus legawa memulai balapan dari posisi 19. Namun, Bastianini mampu memperbaiki banyak posisi.

Dalam dua lap pertama balapan, ia bahkan langsung menyalip empat rider. Pada pertengahan balap, ia juga naik ke 12 usai menyalip Takaaki Nakagami, Franco Morbidelli, dan Miguel Oliveira. Juara dunia Moto2 2020 ini bahkan sempat masuk ke kelompok kedua yang tengah memperebutkan posisi ketujuh.

1 dari 3 halaman

Jadi Tak Bisa Menyalip Lagi

Pembalap Esponsorama Racing, Enea Bastianini (c) Esponsorama Racing Pembalap Esponsorama Racing, Enea Bastianini (c) Esponsorama Racing

Saat tersisa enam lap, Bastianini pun sempat berduel dengan Brad Binder. Namun, ia harus puas finis ke-11 karena kelilipan rambut sendiri. Perasaannya pun jadi campur aduk. Ia merasa puas karena terbukti mampu tampil kompetitif, tapi juga jengkel karena mengalami kendala tak lazim yang membuatnya gagal finis lebih baik.

"Saya sangat puas, karena usai beberapa lap saja saya bisa memperbaiki posisi. Saya sempat hanya tertinggal 1,5 detik dari para rider di depan, dan saya pun mencatat waktu yang cukup kuat. Dalam satu momen, lap saya bahkan lebih cepat dari kelompok terdepan, jadi saya jelas puas," tuturnya via Autosport.

"Sayangnya, pada beberapa lap terakhir, rambut saya masuk ke mata saya, dan dengan keringat yang bercucuran, saya tak bisa melihat apa pun lagi. Saya jadi terdistraksi dan saya tak bisa menyalip 3-4 pembalap di depan saya. Sialan, saya tak butuh situasi macam ini," ungkap pembalap berusia 23 tahun ini.

2 dari 3 halaman

Luca Marini Sebal Kena Masalah Ban Depan

Pembalap Sky VR46 Avintia, Luca Marini (c) Esponsorama Racing Pembalap Sky VR46 Avintia, Luca Marini (c) Esponsorama Racing

Jika Bastianini finis ke-11, sang tandem dari Sky VR46 Avintia, Luca Marini, harus puas finis ke-18. Marini sejatinya mulai menunjukkan kemajuan sepanjang pekan balap, namun dalam balapan ini ia terkendala oleh ban depan lunaknya yang aus menjelang finis. Ia bahkan harus rela disalip kakaknya sendiri, Valentino Rossi.

"Saya banyak belajar, perasaan saya dengan motor ini sudah lebih baik. Saya juga memahami area mana yang harus saya perbaiki di gym agar lebih kuat, terutama bagian atas tubuh dan lengan, untuk berubah arah. Dalam balapan, saya juga banyak belajar soal manajemen ban," ujar rider 23 tahun ini, yang juga runner up Moto2 2020.

"Saya mengalami masalah ban depan. Usai 10 lap, bagian kanan ban saya drop. Saya coba main aman demi meraih posisi yang lebih baik. Namun, dalam enam lap terakhir, ban benar-benar rusak. Saya jadi sangat sulit berkendara. Saya marah atas hasil ini, karena saya nyaman sepanjang akhir pekan, lebih kompetitif dari sepekan lalu," tutupnya.

Sumber: Autosport

3 dari 3 halaman

Video: Serunya Balapan MotoGP Doha 2021, Fabio Quartararo Jadi Pemenang

KOMENTAR