Kevin Schwantz Tersanjung Diidolakan Pedro Acosta: Dia Belum Lahir saat Saya Balapan!

Anindhya Danartikanya | 30 Desember 2021, 16:10
Juara dunia Moto3 2021 dari Red Bull KTM Ajo, Pedro Acosta (c) AP Photo
Juara dunia Moto3 2021 dari Red Bull KTM Ajo, Pedro Acosta (c) AP Photo

Bola.net - Juara dunia GP500 1993 sekaligus MotoGP Legend, Kevin Schwantz, tersanjung diidolakan oleh juara dunia Moto3 2021, Pedro Acosta. Kepada Marca, Rabu (23/12/2021), Schwantz juga mengaku takjub pada rider Spanyol tersebut, yang menggemparkan paddock Grand Prix karena jadi juara pada musim debutnya.

Acosta memang bikin geger MotoGP sejak kedatangannya. Meski merupakan juara Red Bull Rookies Cup 2020, tak banyak yang menyangka ia akan tampil fantastis sebagai debutan. Ia langsung naik podium usai finis kedua di Seri Qatar, namun yang lebih menghebohkan adalah kemenangannya di Seri Doha usai ia start dari pitlane.

Pada akhir musim, ia mengoleksi total 8 podium, termasuk 6 kemenangan. Ia mengunci gelar dunia di Seri Algarve, dan menjadi rider Moto3 pertama yang merebut gelar dunia pada musim debut. Tak hanya itu, ia menjadi juara dunia Grand Prix termuda kedua dalam usia 17 tahun dan 166 hari, sehari lebih tua dari Loris Capirossi.

1 dari 2 halaman

Senang Saling Jumpa di MotoGP Austin

"Gelar Pedro di Moto3 sangat keren bagi anak yang mencapai kategori ini dan langsung tampil baik. Yang bikin gelarnya makin spesial adalah ia mampu meraihnya pada musim perdana. Seperti rider lain di Moto3, ia datang dari Red Bull Rookies Cup, harus menggali pengalaman. Tapi ia langsung ada di papan atas," ungkap Schwantz.

Acosta, yang lahir pada tahun 2004, uniknya merupakan penggemar Schwantz, yang pensiun pada 1995. El Pajarito pun mengaku heran rider semuda Acosta bisa sampai mengidolakannya. Padahal, saat ia masih aktif balapan, Acosta bahkan belum lahir. Schwantz pun bangga bisa berjumpa dengan Acosta di sela MotoGP Austin.

"Tentu saya senang ketika tahu bahwa saya merupakan idolanya. Saya bertemu dengannya di Austin. Saya bisa lihat senyum lebar di wajahnya ketika saya menemuinya. Saya suka dia. Ayahnya fans berat saya dan memperlihatkan banyak video saya padanya. Ia belum ada di dunia ketika saya masih balapan. Jadi, ini sangat keren," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Prediksi Langsung Oke di Moto2

Pembalap Red Bull KTM Ajo, Pedro Acosta (c) Red Bull KTM Ajo

Pembalap Red Bull KTM Ajo, Pedro Acosta (c) Red Bull KTM Ajo

Musim depan, Acosta akan tetap membela Red Bull KTM Ajo, namun naik ke Moto2. Banyak pihak meyakini bahwa langkah ini terlalu dini untuk dilakukan. Namun, Schwantz yakin, dengan talenta sehebat itu, Acosta bisa langsung tampil oke, bahkan bakal naik ke MotoGP ketika usianya sudah memenuhi syarat pada 2024.

"Di Moto2 nanti, Pedro akan tampil sama baiknya seperti di Moto3. Ia akan menggali pengalaman dengan cepat. Ia jelas akan menjalani semua tantangan bersama Aki (Ajo) dan timnya. Bakal sangat hebat jika melihat mereka langsung sukses. Saya rasa ia akan menjalani satu atau dua tahun di Moto2. Jelas kita akan melihatnya di MotoGP tak lama lagi," tutup Schwantz.

Acosta, yang menggantikan Raul Fernandez dan akan bertandem dengan Augusto Fernandez, bakal kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim Moto2 di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, pada 19-21 Februari 2022.

Sumber: Marca

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR