Ketar-Ketir, Aprilia: Masa Depan Maverick Vinales Bergantung pada Kami

Anindhya Danartikanya | 24 Januari 2022, 12:40
Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales (c) Aprilia Racing
Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales (c) Aprilia Racing

Bola.net - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, merasa bertanggung jawab besar membantu Maverick Vinales bangkit dari keterpurukan dan kembali diperhitungkan sebagai rider papan atas di MotoGP. Hal ini ia sampaikan kepada La Gazzetta dello Sport, seperti yang dikutip Corsedimoto pada Sabtu (22/1/2022).


Musim 2022 akan menjadi masa pembuktian bagi Aprilia, yang musim lalu tampil jauh lebih kompetitif dibanding musim-musim sebelumnya lewat Aleix Espargaro. Rider Spanyol itu bahkan sukses meraih podium sensasional usai finis ketiga di Silverstone, Inggris. Itu adalah podium perdana Aprilia di era MotoGP.

Sepanjang musim dingin, insinyur dan teknisi Aprilia bekerja keras di Noale, Italia, untuk merakit RS-GP terbaru yang akan diboyong ke uji coba pramusim Sepang, Malaysia, dan Mandalika, Indonesia, pada Februari. Rivola mengaku pihaknya sangat berupaya mempersempit margin dari tim-tim teratas.

1 dari 2 halaman

Bakal Sajikan RS-GP yang 'Benar-Benar Baru'

Aleix Espargaro dan Massimo Rivola (c) Aprilia Racing

"Yang terpenting bagi kami adalah terus berkembang, mengurangi margin dari para pabrikan terdepan. Selama dua tahun terakhir, kami telah mengurangi margin sembilan detik, dan kami ingin terus melanjutkan ini," ungkap Rivola, yang merupakan mantan Sporting Director Scuderia Ferrari di Formula 1 ini.

Di lain sisi, Rivola tak memungkiri pihaknya deg-degan menghadapi 2022. Pasalnya, Aprilia tengah merakit RS-GP yang 'benar-benar baru', yang berarti mengalami perombakan besar-besaran. Mereka sangat penasaran atas performanya, namun tetap yakin Espargaro dan Vinales bisa mengeluarkan potensi terbesarnya.

"Motor kami benar-benar baru. Ini bagai judi bagi kami, meski saya percaya tahun ini adalah tahun di mana kami bisa lebih banyak rugi ketimbang untung jika melihat hasil positif 2021. Tapi kami punya dua rider kuat. Aleix telah membawa kami terus maju sampai sekarang dan Maverick punya talenta yang tak diragukan," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Performa Motor Tentukan Ikatan dengan Maverick Vinales

Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales (c) Aprilia Racing

Tak hanya itu, performa RS-GP tahun ini juga akan sangat menentukan masa depan Vinales. Pasalnya, Espargaro sudah berkali-kali kode ingin pensiun dalam waktu dekat karena akan berusia 33 tahun pada Juli nanti. Vinales 'masih' berusia 27 tahun, bisa jadi proyek jangka panjang dan pemimpin Aprilia selanjutnya.

Top Gun memang otomatis pindah ke Aprilia sejak tengah Agustus 2021, usai pisah dari Yamaha. Sepanjang 2021, ia pun balapan di atas motor RS-GP lima seri. Hasil terbaiknya finis kedelapan di Seri Emilia Romagna dan ia tentunya ingin lebih baik lagi. Sebagai catatan, kontrak Vinales dan Aprilia habis akhir tahun nanti.

"Masa depan Maverick tergantung pada kami. Jika kami bekerja dengan baik, ia akan jadi terikat dengan kami. Jika tidak, maka talentanya akan pergi ke tim di mana ia merasa bisa menang. 'Pergerakan pasar' akan segera dimulai dan saya yakin di Sepang nanti para manajer pembalap 'menggila' wara-wiri di garasi," tutup Rivola.

Sumber: La Gazzetta dello Sport, Corsedimoto

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR