Kelewat Fokus, Luca Marini Sempat Lupa Balapan Bareng Valentino Rossi di MotoGP Qatar

Anindhya Danartikanya | 31 Maret 2021, 14:23
Kelewat Fokus, Luca Marini Sempat Lupa Balapan Bareng Valentino Rossi di MotoGP Qatar
Pembalap Sky VR46 Avintia, Luca Marini (c) Esponsorama Racing

Bola.net - Pembalap Sky VR46 Avintia, Luca Marini, mengaku sempat lupa bahwa dirinya berbaris di grid yang sama dengan sang kakak, Valentino Rossi, sebelum start balapan MotoGP Qatar di Sirkuit Losail pada Minggu (28/3/2021). Kepada Corsedimoto, Marini pun mengaku hal ini terjadi akibat ia terlalu fokus mempersiapkan dirinya sendiri.

Seperti diketahui, balapan di Qatar memang jadi momen spesial bagi Rossi dan Marini, mengingat mereka menjadi kakak-adik ketiga yang turun MotoGP 2021, setelah Marc-Alex Marquez dan Aleix-Pol Espargaro. Dalam balapan ini, Rossi start dari posisi 4, sementara Marini yang berstatus debutan Ducati harus start dari posisi 17.

"Saya sedikit ngobrol dengan kakak saya sebelum balapan dan dalam wawancara di TV. Kami mendiskusikan balapan, yang juga tak berjalan baik baginya. Tapi jujur saja, saya tak memikirkan Vale saat di grid, hanya fokus pada diri sendiri. Saya bahkan nyaris lupa kami di grid yang sama. Rasanya emosional bisa ada di grid MotoGP," ujar Marini.

1 dari 3 halaman

Kondisi Trek Berbeda dari Masa Pramusim

Pembalap Esponsorama Racing-Sky Racing VR46, Luca Marini (c) Twitter/Sky Racing VR46

Pembalap Esponsorama Racing-Sky Racing VR46, Luca Marini (c) Twitter/Sky Racing VR46

Sayang, balapan kedua rider ini sama-sama berjalan buruk. Rossi mengalami kendala ban belakang dan harus puas finis ke-12, usai susah payah memperbaiki posisi akibat bersenggolan dengan Brad Binder hingga melorot ke posisi 16, hanya satu posisi di depan Marini. Marini sendiri tak nyaman mengendarai motornya dan hanya finis ke-16.

"Saya tak puas atas ritme saya, kami sungguh kesulitan. Gripnya berbeda dibanding uji coba. Saya tak mengerem dengan baik, tak punya corner speed yang baik. Kami kerja keras demi memastikan saya 100% nyaman. Entah apa yang salah, entah setup atau gaya balap saya. Untungnya, kami akan balapan lagi di sini," ungkap Marinovich.

Hasil Marini berbeda dibanding sang tandem, Enea Bastianini, yang finis ke-10 dalam balapan ini. Namun, ada kesamaan antara kedua rider ini. Mereka kompak kesulitan menjalani lap pertama, hingga Bastianini juga harus kerja ekstra keras merangsek ke depan. Hal ini diakibatkan holeshot device yang sama-sama masih versi lama.

2 dari 3 halaman

Holeshot Device Masih Versi Lama

"Holeshot device saya dan Enea adalah standar, sama seperti dua tahun terakhir, agak beda dari para rider tim pabrikan. Sayangnya, saya juga tak cepat saat start, seolah tak ada tenaga. Namun, masih terlalu dini memahami apa yang harus diubah, mungkin bagian depan, yakni area yang paling bikin saya kesulitan saat ini," tutur Marini.

"Saya akan memeriksa data Enea, karena motor kami sama. Membandingkan informasi dengannya lebih mudah, karena motor kami lebih mirip satu sama lain dibandingkan motor Ducati lainnya. Kami memang punya ergonomi yang berbeda, namun motornya sama dan punya keseimbangan yang sama pula," tutup runner up Moto2 2020 ini.

Marini, Bastianini, dan para pembalap lainnya akan kembali turun lintasan dalam pekan balap MotoGP Doha yang juga akan kembali digelar di Sirkuit Losail pada 2-4 April mendatang.

Sumber: Corsedimoto

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR