Kegalauan Aprilia: Antara Iannone, Crutchlow, dan Dovizioso

Anindhya Danartikanya | 19 Agustus 2020, 14:37
Andrea Iannone, Andrea Dovizioso, dan Cal Crutchlow (c) Aprilia/Ducati/LCR Honda
Andrea Iannone, Andrea Dovizioso, dan Cal Crutchlow (c) Aprilia/Ducati/LCR Honda

Bola.net - Satu tempat kosong, tiga pembalap pilihan. Itulah situasi yang tengah dihadapi Aprilia Racing Team Gresini dalam menentukan line up pembalapnya untuk MotoGP 2021. Mengingat Aleix Espargaro telah dipastikan bertahan sampai 2022, Aprilia kini sedang pusing menentukan rider yang bisa menjadi rekan setimnya.

Aprilia diketahui masih berharap Andrea Iannone dinyatakan tak bersalah atas kasus dugaan pemakaian doping dan lolos dari larangan balap selama 18 bulan-4 tahun. Tapi sidang Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) antara Iannone dan Agen Anti-Doping Dunia (WADA) baru akan digelar pada 15 Oktober nanti.

Walau sangat ingin Iannone bertahan, Aprilia diketahui sudah mulai memikirkan rencana cadangan. Bulan lalu, usai Cal Crutchlow dinyatakan terdepak dari LCR Honda, pabrikan asal Noale, Italia, itu langsung melakukan diskusi dengan rider berusia 35 tahun tersebut. Meski begitu, belum ada kesepakatan.

1 dari 3 halaman

Kurang Dana Jika Ingin Gaet Dovizioso

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola (c) MotoGP.com

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola (c) MotoGP.com

Kini, opsi Aprilia pun bertambah. Nama Andrea Dovizioso mendadak muncul pada Sabtu (15/8/2020), saat rider Italia itu mengumumkan bahwa dirinya tak mau lagi membela Ducati Team pada 2021. Tak hanya itu, Dovizioso juga menegaskan bahwa ini tak berarti dirinya akan pensiun, dan ia bahkan mengaku masih ingin balapan.

Kepada Corsedimoto, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengaku pihaknya tak memiliki cukup dana untuk menggaji tinggi Dovizioso untuk datang ke timnya. Meski begitu, banyak pihak meyakini bahwa Aprilia pasti akan mendapatkan dana yang mereka mau, jika sang induk perusahaan, Piaggio Group, memberikan lampu hijau.

"Dovi telah menjadi salah satu pembalap papan atas selama bertahun-tahun. Tapi saya tak yakin kami bisa mengeluarkan dana besar demi mendapatkan seorang pembalap seperti dia. Bisa dikatakan begini: memang menyenangkan bagi kami membicarakannya, tapi saat ini saya belum tahu apa-apa," tutur Rivola, Rabu (19/8/2020).

2 dari 3 halaman

Tak Kaget Dovizioso Hengkang

Crutchlow sendiri pusing-pusing amat kini dapat pesaing dalam jalannya menuju Aprilia. Ia bahkan mengaku sudah sejak lama memperkirakan hengkangnya Dovizioso dari Ducati. Ia bakal kecewa jika Dovizioso juga hengkang dari MotoGP, namun menolak pusing jika rider Italia itu juga benar-benar mengincar tempat di Aprilia.

"Saya rasa, para pembalap tak terlalu kaget. Kami semua tahu situasinya agak berbeda dari kacamata Dovi. Jika Anda tak nyaman di sebuah tim atau di atas motor, mungkin kebanyakan rider bisa memahami situasinya. Mungkin ia akan hengkang, mungkin akan lanjut, entahlah. Yang pasti, ia aset besar bagi MotoGP dan Ducati," ujarnya.

"Ia telah melakukan banyak hal hebat untuk Ducati, dan ikut memperebutkan gelar selama tiga tahun terakhir. Tapi tak berarti ia tak bisa digantikan, tak berarti Ducati tak bisa menemukan rider yang lebih cepat. Meski begitu, Ducati memang akan kehilangan rider baik. Tapi apakah ini akan memengaruhi masa depan saya? Saya juga tidak tahu," pungkas Crutchlow.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR