BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Kans Juara Pecco Bagnaia 'Diselamatkan' Flag-to-Flag MotoGP Le Mans

17-05-2021 15:55 | Anindhya Danartikanya

Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia (c) Ducati Corse
Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia (c) Ducati Corse

Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, mengaku kansnya dalam perebutan gelar dunia musim ini 'diselamatkan' oleh balapan flag-to-flag di MotoGP Le Mans, Prancis, Minggu (16/5/2021). Kepada GPOne, Bagnaia mengaku mendapati masalah kopling pada motor pertama yang ia gunakan untuk start dalam kondisi kering.

'Pecco' mengaku sudah merasakan sensasi aneh sejak sesi latihan, tapi timnya tak bisa menemukan masalahnya. Start ke-16, Bagnaia sempat melorot ke posisi 19 pada tiga lap pertama yang berjalan dalam kondisi kering. Namun, hujan mulai mengguyur pada Lap 4, dan semua rider berganti ke motor kedua dengan setup kondisi basah pada akhir Lap 5.

Pada momen itulah Bagnaia merasa kans juaranya 'terselamatkan', karena sejak ganti motor, ia justru tampil kompetitif. Ia bahkan akhirnya mampu finis keempat dan meraih poin solid. Meski puncak klasemen kini diambil alih Fabio Quartararo, Bagnaia masih ada di peringkat kedua dengan margin satu poin saja.

1 dari 3 halaman

Perasaan Sudah Tak Enak Sejak Jumat

"Balapan yang sangat panjang, tapi juga menyenangkan. Tentu saya agak kecewa finis keempat, namun saya hanya kehilangan tiga poin dari Fabio. Jadi, saya cukup puas. Secara umum, pergantian motor menyelamatkan saya," ujar rider yang juga anggota VR46 Riders Academy ini.

"Dengan motor kering yang saya pakai start, ada hal yang salah, saya rasa koplingnya. Saya sudah punya perasaan aneh sejak Jumat, tapi kami tak tahu apa masalahnya ketika tak menjalani banyak lap dalam kondisi kering. Jadi, saya berdoa agar hujan turun," lanjut rider berusia 24 tahun ini.

Bagnaia juga membahas penalti long lap ganda yang ia dan Jack Miller terima akibat kedapatan melanggar batas kecepatan di pit lane. Sementara posisi Miller sama sekali tak terpengaruhi oleh hukuman ini, Bagnaia sempat harus melorot dari posisi 10 ke posisi 13. Untungnya, ia nyaman berkendara hingga bisa terus mengejar ketertinggalan.

2 dari 3 halaman

Belum Pikirkan Gelar Dunia, Nantikan Misano

"Sayang saya melakukan kesalahan di pitlane, 3 km/jam lebih cepat dari yang diperbolehkan, hingga dapat penalti long lap dua kali. Tapi saya nyaman berkendara di kondisi basah. Saya mendapatkan beberapa keberuntungan dalam balapan yang gila ini. Tahun lalu saya kesulitan dalam kondisi ini, jadi kini saya hanya bisa senang," ungkapnya.

Bagnaia juga mengaku sama sekali tak kecewa melihat puncak klasemen diambil alih oleh Quartararo. Menurutnya, karena musim ini masih panjang, gelar dunia belum terlalu ia pikirkan. Ia yakin, gelar dunia baru layak dipikirkan ketika MotoGP sudah mencapai Seri Misano pada September nanti.

"Saya masih belum terbiasa berada di posisi ini dalam MotoGP. Memang menyenangkan berada di depan usai akhir pekan yang buruk. Saya merasa nyaman dengan motor dan tim saya. Namun, saya tak terlalu memikirkan gelar dunia. Saya rasa semuanya hanya baru bisa dilihat usai balapan di Misano," pungkasnya.

Sumber: GPOne

3 dari 3 halaman

Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa

KOMENTAR