Jorge Martin: Finis Ketiga di Austria Lebih Baik dari Menang di Styria

Anindhya Danartikanya | 16 Agustus 2021, 12:43
Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin (c) AP Photo
Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin (c) AP Photo

Bola.net - Debutan Pramac Racing, Jorge Martin, menyebut hasil finis ketiga yang ia raih di MotoGP Austria, Minggu (15/8/2021) lebih bermakna dari kemenangannya di Seri Styria, meski sama-sama digelar di Red Bull Ring. Kepada Crash.net, Martin menyatakan bahwa perjuangannya kali ini sungguh berat demi naik podium.


Start dari pole, Martin langsung bertarung sengit berebut pimpinan balap dengan Marc Marquez, Pecco Bagnaia, dan Fabio Quartararo. Pertarungan mereka pun sangat panas pada Lap 6-7 ketika terus-terusan saling salip sampai-sampai ban depan Martin mengalami overheating, hingga ia melorot ke posisi keempat.

"Kami start dengan ban depan keras, yang hanya saya jajal sekali sepanjang akhir pekan. Kami berjudi besar dan saya percaya diri. Tapi sekalinya ingin melaju di depan dan coba membuat jarak, saya melebar hingga saya turun ke posisi keempat. Kemudian, ban depan saya kelewat panas, dan saya sulit mencari ritme," ujarnya.

1 dari 2 halaman

Gugup Jalani Flag-to-Flag

Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin (c) Pramac Racing

Martin coba tetap tenang, dan ketika hujan deras turun pada Lap 25, ia mulai gaspol lagi, namun sulit menyalip Bagnaia dan Quartararo. Pada akhir lap, ia membuntuti Marquez, Bagnaia, dan Quartararo untuk masuk ke pit dan ganti motor dengan ban basah, selagi Brad Binder nekat tetap di lintasan dengan memakai ban kering.

"Saat trek benar-benar basah, saya lihat Marc dan Pecco masuk pit, dan saya ikut mencoba. Saya sungguh gugup soal flag-to-flag, saya nyaris jatuh dan saya harap tim saya baik-baik saja. Namun, saya keluar pit dan masih ada di posisi ketiga (di grup terkait). Namun, dengan ban basah pun sulit untuk tetap di atas motor," tuturnya.

Saat keluar dari pit, Martin duduk di posisi 12, dan lalu saling salip dengan Bagnaia. Ia pun naik ke posisi 10 usai Marquez terjatuh dan Pol Espargaro masuk pit pada Lap 27. Setelahnya, ia menyalip Danilo Petrucci, Takaaki Nakagami, Alex Marquez, Aleix Espargaro, Valentino Rossi, Iker Lecuona, dan Luca Marini pada lap penutup.

2 dari 2 halaman

Tak Cukup Cepat Kejar Brad Binder

Sayang, Martinator tak cukup cepat untuk mengejar Binder. "Selamat pada Brad atas apa yang ia lakukan. Menakjubkan ia bisa tetap di atas motor. Padahal, pakai ban basah saja sulit. Pada lap terakhir, saya di posisi 11 dan yakin sudah mengacaukan balapan saya sendiri karena saya pikir harusnya tetap pakai ban kering," tuturnya.

"Namun, ketika melihat para rider di Tikungan 3, saya pun ngotot. Saya mencapai grup terdepan di Tikungan 7 dan langsung menyalip 6-7 pembalap dalam dua tikungan sekaligus. Sulit menghindari mereka semua, namun saat saya finis di podium, saya sangat senang. Bahkan lebih senang dari pekan lalu," pungkasnya.

Martin kini merangsek ke peringkat 10 pada klasemen pembalap dengan 64 poin, mengambil alih posisi itu dari Marquez yang tertinggal lima poin darinya. Ia akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Inggris, yang digelar di Sirkuit Silverstone pada 27-29 Agustus mendatang.

Sumber: Crashnet

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR