Jorge Lorenzo Soal Valentino Rossi: Saat Setim, Kamilah yang Terbaik

Anindhya Danartikanya | 29 Oktober 2019, 10:20
Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi (c) Yamaha
Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi (c) Yamaha

Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, mengaku angkat topi kepada Valentino Rossi, yang sukses menjalani startnya yang ke-400 di ajang Grand Prix dalam pekan balap MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, Minggu (27/10/2019).


Rossi, yang menjalani debut GP125 pada 1996, finis di posisi kedelapan dalam balapan tersebut, usai sempat memimpin balapan pada tiga lap pertama dan bertarung sengit dengan delapan pebalap lainnya dalam memperebutkan podium.

Di sepanjang kariernya, Rossi sukses meraih sembilan gelar dunia, 234 podium yang 115 di antaranya kemenangan, dan juga 65 pole. Tak hanya itu, The Doctor juga terhitung telah melawan para pebalap dari tiga generasi berbeda.

1 dari 2 halaman

Salut Rossi Masih Kompetitif

Lorenzo pun salut pada rider berusia 40 tahun itu. "400 angka yang banyak. Vale punya karier yang menakjubkan, menang dan bertarung melawan begitu banyak rival. Ia sangat berarti bagi MotoGP berkat popularitas dan karismanya," ujarnya via GPOne.

Rossi juga dikenal dengan karakternya yang easy going, dan menurut Lorenzo kepribadian ceria serta prestasinya yang mentereng adalah faktor yang membuat MotoGP juga semakin dikenal banyak orang.

"Jika kejuaraan ini sangat dikenal banyak orang, itu juga berkat Vale. Selain itu, dalam usia 40 tahun, ia masih mampu bertarung dengan para rider terbaik dunia," ungkap lima kali juara dunia asal Spanyol tersebut.

2 dari 2 halaman

Masa-Masa yang Menyenangkan

Lorenzo juga mengaku merindukan masa-masa di mana ia dan Rossi bertarung sangat sengit saat masih bertandem di Yamaha. Karena satu tim, rivalitas di antara mereka mendorong mereka untuk tampil jauh lebih kompetitif.

Alhasil, keduanya sukses menjadi rider tersukses yang ada di grid. "Ada kalanya saat kami berdua merupakan yang terbaik di tim yang sama. Masa-masa itu adalah masa-masa yang menyenangkan," tutup Lorenzo.

Sayangnya, kini Rossi dan Lorenzo justru sedang kompak mengalami paceklik kemenangan. Rossi belum menang sejak MotoGP Belanda 2017, sementara Lorenzo belum menang lagi sejak MotoGP Austria 2018.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR