BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Jorge Lorenzo Ragu Yamaha Bakal Temukan Test Rider yang Lebih 'Alami' Darinya

04-11-2020 16:30 | Anindhya Danartikanya

Test rider Yamaha, Jorge Lorenzo (c) MotoGP.com Test rider Yamaha, Jorge Lorenzo (c) MotoGP.com

Bola.net - Jorge Lorenzo yakin Yamaha bakal sulit menemukan rider yang jauh lebih 'alami' menyatu dengan karakter YZR-M1 sebagai test rider di MotoGP 2021 ketimbang dirinya sendiri. Hal ini ia sampaikan via Diario AS, Jumat (30/10/2020), beberapa hari setelah Andrea Dovizioso digosipkan bakal mengambil alih jabatannya.

Sejak menjabat sebagai test rider Yamaha, Lorenzo hanya dua kali diberi kesempatan uji coba di atas M1 dalam uji coba pramusim di Sepang, Malaysia pada awal Februari dan juga uji coba tengah musim di Portimao, Portugal pada awal Oktober. Lorenzo sendiri mengaku tak sakit hati, justru yakin program uji cobanya kacau karena Covid-19.

"Jujur saja, saya sangat yakin Covid-19 lah yang merugikan kami berdua. Jika tidak, tahun ini bakal sangat menguntungkan. Pada akhirnya, mereka jadi tak bisa memanfaatkan saya. Ini bagaikan di sepak bola, Anda punya Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo tapi justru tak ambil untung dari mereka," ujarnya.

1 dari 3 halaman

Banyak Faktor yang Bikin Lamban di Portimao

Test rider Yamaha, Jorge Lorenzo (c) MotoGP.com Test rider Yamaha, Jorge Lorenzo (c) MotoGP.com

Dalam uji coba Portimao, Lorenzo pun tertinggal 3 detik dari Michele Pirro (test rider Ducati), jauh berbeda dari performanya di Sepang yang lebih kompetitif meski hanya naik M1 versi 2019. Namun Lorenzo menyatakan bahwa ada banyak faktor yang membuatnya lamban, dan ia yakin ini tak sepenuhnya kesalahan dirinya sendiri.

"Saya hanya uji coba dua hari di Sepang, itu pun karena saya minta, bukan karena direncanakan. Saya hanya uji coba 1,5 hari di Portimao, tak bisa dua hari penuh karena para mekanik harus segera pergi (ke Le Mans) Beberapa insinyur terinfeksi Covid-19 dan mereka harus jadi pengganti," ungkapnya.

Lorenzo pun sadar betul performanya di Portimao bikin Yamaha ragu untuk memperpanjang kontraknya tahun depan. Namun, tiga kali juara dunia MotoGP ini menyatakan bahwa tak adil jika Yamaha hanya menilai performa dan kecepatannya dari uji coba Portimao semata.

2 dari 3 halaman

Sejarah Sudah Bercerita...

"Saya merasa performa di Portimao bikin orang ragu soal level saya. Tapi tak adil dan bakal jadi kesalahan besar jika mereka hanya menilai saya dari uji coba itu. Apalagi jika melihat sejarah saya dengan mereka dan performa saya di Sepang, di mana saya hanya tertinggal 1,3 detik usai 3-4 tahun tak mengendarai M1," lanjut Lorenzo.

Rider Spanyol berusia 33 tahun ini bahkan meyakini, tak ada rider selain dirinya yang lebih 'alami' dalam mengendarai M1, terbukti dari tiga gelar dunia dan level performa yang ia punya selama membela Yamaha pada 2008-2016. Uniknya, hal ini juga diakui sendiri oleh ikon Yamaha lainnya, Valentino Rossi.

"Pada akhirnya, Yamaha lah yang ambil keputusan. Saya ingin lanjut, tapi jika mereka memutuskan tak lagi mengandalkan saya, maka akan disayangkan bagi kedua pihak. Saya rasa mustahil bagi mereka menemukan rider yang beradaptasi secara alami dan sensitif pada gaya yang dibutuhkan M1," pungkas Lorenzo.

Sumber: Diario AS

3 dari 3 halaman

Video: Alex Rins Menangi MotoGP Aragon 2020

KOMENTAR