Jorge Lorenzo: Mir, Quartararo, dan Bagnaia Gampang Jadi Juara Karena Marquez Cedera

Anindhya Danartikanya | 6 Desember 2022, 16:40
Jorge Lorenzo: Mir, Quartararo, dan Bagnaia Gampang Jadi Juara Karena Marquez Cedera
Fabio Quartararo dan Jorge Lorenzo (c) Yamaha MotoGP

Bola.net - MotoGP Legend sekaligus lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo, menyebut bahwa Joan Mir, Fabio Quartararo, dan Pecco Bagnaia, menyabet gelar dunia dalam tiga musim terakhir dengan cara yang relatif mudah. Pasalnya, Marc Marquez sempat absen semusim penuh dan cedera lengan kanannya tak kunjung pulih.

Saat Marquez mengalami patah tulang humerus akibat kecelakaan di MotoGP Spanyol 2020, Mir menjuarai musim tersebut bersama Suzuki Ecstar. Setahun kemudian, giliran Fabio Quartararo yang juara bersama Monster Energy Yamaha. Pada 2022, Pecco Bagnaia merebut gelar dunia pertama bagi Ducati usai penantian sejak 2007.

"Menurut saya, ini karena tak ada pembalap terbaik, yang saya rasa statusnya masih pegang oleh Marc. Tanpanya, mereka meraih gelar jauh lebih mudah. Dengan Marc yang bugar 100% di trek, sudah jelas salah satu dari mereka takkan bisa melakukannya," ujar Lorenzo via SoloMoto seperti yang dikutip Crashnet, Senin (5/12/2022).

1 dari 3 halaman

MotoGP 2020, 2021, dan 2022 Bisa Dijuarai Marc Marquez

Marc Marquez dan Jorge Lorenzo (c) HRC

Marc Marquez dan Jorge Lorenzo (c) HRC

Lorenzo, yang sempat bersitegang dengan Marquez selama berkarier di MotoGP sebelum setim di Repsol Honda pada 2019, bahkan menyebut Marquez bisa jadi merebut gelar dunia 2020, 2021, dan 2022 andai tak mengalami cedera. Perlu dicatat pula bahwa 2019 adalah salah satu musim terbaik Marquez.

Dari 19 seri yang digelar kala itu, Marquez naik podium 18 kali dan 12 kali menang. "Entah apakah tiga gelar dunia itu bisa disapu bersih oleh Marc, tetapi beberapa di antaranya pasti bisa lepas dari genggaman para rider itu. Saya rasa, tiga gelar dunia itu bisa dimenangkan oleh Marc yang benar-benar prima," tutur Lorenzo.

"Saya merasa Marc masih yang terbaik, secara teknis dan mental. Soal fisik, saya rasa sekarang ini tidak, akibat cedera yang disayangkan itu. Marc satu-satunya yang tak takut jatuh. Ini kadang bisa merugikannya, tetapi saat menguntungkannya, kualitasnya tinggi," lanjut pria yang pensiun dari MotoGP pada akhir 2019 ini.

2 dari 3 halaman

Para Rival Marc Marquez Kian Tangguh

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Di lain sisi, Lorenzo tak memungkiri kini Marquez sedang menghadapi para rival yang lebih tangguh, apalagi kebanyakan dari mereka lebih muda darinya. Para rider muda ini pun menjadikan Marquez sebagai referensi, sehingga rasa tak takut dan gaya balap yang agresif kini diterapkan ketika berlaga di lintasan.

"Dengan para rider muda yang tampil ngotot, tak punya rasa takut, dan berambisi tinggi, sedikit-sedikit perbedaan yang didapatkan Marc terus menyesuaikan. Namun, saya yakin, jika Marc 100% bugar dan Honda membantu, secara bertahap ia akan kembali meraih banyak kemenangan dan gelar dunia," tutup Lorenzo.

Musim depan, Marquez akan bertandem dengan Mir, yang ditinggal mundur oleh Suzuki. Keduanya akan kembali turun lintasan dalam tes pramusim MotoGP 2023 di Sepang, Malaysia, pada 10-12 Februari mendatang.

3 dari 3 halaman

Daftar Juara Dunia MotoGP (Sejak Bergulir pada 2002)

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) AP Photo

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) AP Photo

Valentino Rossi: 2002, 2003 (Honda), 2004, 2005, 2008, dan 2009 (Yamaha)

Marc Marquez: 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019 (Honda)

Jorge Lorenzo: 2010, 2012, dan 2015 (Yamaha)

Casey Stoner: 2007 (Ducati) dan 2011 (Honda)

Nicky Hayden: 2006 (Honda)

Joan Mir: 2020 (Suzuki)

Fabio Quartararo: 2021 (Yamaha)

Pecco Bagnaia: 2022 (Ducati)

Sumber: SoloMoto, Crashnet

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR