BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

'Jorge Lorenzo Berpotensi Bikin Honda Lebih Mudah Dikendarai'

22-07-2019 12:30 | Anindhya Danartikanya

Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo. (c) HRC Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo. (c) HRC

Bola.net - Senada dengan Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol), Stefan Bradl mengaku ingin motor RC213V lebih ramah untuk dikendarai pebalap MotoGP. Atas alasan ini, test rider Honda Racing Corporation (HRC) tersebut yakin bahwa Jorge Lorenzo adalah orang yang tepat untuk mewujudkan keinginan ini.

Sejauh ini, Marc Marquez memang menjadi satu-satunya rider Honda yang mampu menjinakkan RCV, serta paling konsisten membawa motor tersebut bertarung di depan. Buktinya, sejak menjalani debut pada 2013, Marquez sukses meraih 57 pole, 85 podium, 49 kemenangan, dan 5 gelar dunia.

Sebaliknya, sejak bergabung dengan Repsol Honda akhir tahun lalu, Jorge Lorenzo belum juga tampil menjanjikan, bahkan mengalami berbagai cedera serius. Meski begitu, Bradl yakin lima kali juara dunia itu punya potensi besar untuk meraih hasil-hasil gemilang sekalinya cocok dengan RCV.

Bradl, yang pernah membela LCR Honda, Forward Yamaha, dan Aprilia Racing, juga yakin Lorenzo bisa memberi arahan baru bagi Honda dalam pengembangan RCV. Hal ini ia nyatakan berdasar fakta bahwa Lorenzo pernah 9 musim di Yamaha dan 2 musim di Ducati, bahkan kompetitif bersama keduanya.

"Ia berpotensi membuat Honda lebih mudah dikendarai, karena ia punya banyak pengalaman dengan pabrikan lain. Saya juga punya pengalaman dengan pabrikan lain, tapi gaya saya telah terikat dengan Honda sejak tiba di MotoGP (2012), dan inilah cara saya belajar berkendara di kategori ini," ujar Bradl via Motorsport.com.

1 dari 2 halaman

Lorenzo Juga Harus Adaptasi

Test rider Honda Racing Corporation, Stefan Bradl (c) HRC Test rider Honda Racing Corporation, Stefan Bradl (c) HRC

Sebelum terpaksa absen di Sachsenring akibat cedera tulang belakang, Lorenzo belum pernah finis di posisi 10 besar bersama Honda. Meski begitu, Bradl yakin suara Por Fuera akan makin didengar oleh HRC sekalinya ia mampu mengendalikan RCV. Yang harus ia lakukan saat ini hanyalah menunjukkan kemauan untuk beradaptasi.

"Saya sangat mengenal Honda, dan rider Honda harus pakai ban depan yang lebih keras. Saya rasa Jorge punya kuasa dan pengalaman untuk mungkin memberi arahan baru untuk HRC. Tapi saya rasa ia juga harus sedikit beradaptasi dan mungkin di masa depan ada kesempatan untuk melakukannya," ungkap Bradl.

2 dari 2 halaman

Yakin Lorenzo Bakal Lebih Kuat

Masih dalam tahap penyembuhan cedera, Lorenzo diperkirakan bakal cukup bugar untuk kembali dalam MotoGP Ceko di Brno pada 2-4 Agustus mendatang. Meski belum berkomunikasi dengan Lorenzo sejak rider Spanyol itu kecelakaan di Assen, Bradl tetap merasakan motivasi tingginya untuk kembali tampil garang.

"Ia butuh waktu untuk pulih. Semoga ia bisa melakukannya sebaik mungkin. Saya mengharapkan yang terbaik, karena ia tengah mengalami masa sulit. Ia bekerja sangat keras, motivasinya sangat tinggi untuk memperbaiki cara berkendaranya. Ini momen yang superberat untuknya, tapi saya rasa ia bisa kembali jauh lebih kuat," tutup Bradl.

Hasil terbaik Lorenzo pada paruh pertama musim ini adalah finis ke-11 di Le Mans, Prancis. Usai melakukan kunjungan ke markas HRC di Jepang pada pertengahan Juni, Lorenzo sempat menunjukkan tanda positif dengan melaju di posisi 5 besar di Catalunya, namun terjatuh pada Lap 2 dan gagal finis.

Kemenangan Dramatis Dovizioso atas Marquez di MotoGP Austria

KOMENTAR