BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Jonathan Rea 'Tersanjung' Disayangkan Valentino Rossi Tak Pernah Balapan di MotoGP

18-10-2021 12:33 | Anindhya Danartikanya

Jonathan Rea dan Valentino Rossi (c) Kawasaki Racing, Petronas SRT
Jonathan Rea dan Valentino Rossi (c) Kawasaki Racing, Petronas SRT

Bola.net - Pembalap Kawasaki Racing Team sekaligus enam kali juara WorldSBK, Jonathan Rea, mengaku tersanjung mendengarkan kata-kata Valentino Rossi, yang mengaku sedih melihatnya tak pernah dapat kesempatan balapan secara penuh di MotoGP. Hal tersebut dinyatakan Rossi lewat La Gazzetta dello Sport beberapa waktu lalu.

Rea yang menyandang status rider terhebat dalam sejarah WorldSBK, pernah dua kali turun di MotoGP, yakni di Aragon dan Misano pada 2012. Saat itu, ia membela Repsol Honda sebagai pengganti Casey Stoner yang cedera engkel. Di masing-masing balapan, ia finis ketujuh dan kedelapan, padahal hanya pernah sekali uji coba.

Beberapa tahun terakhir, Rea sempat dikabarkan bakal pindah ke MotoGP usai bernegosiasi dengan Suzuki Ecstar, Pramac Racing, dan Petronas Yamaha SRT. Namun, batal mencapai kesepakatan karena Suzuki dan Pramac memilih pembalap lain, sementara Petronas SRT tak sreg karena usia Rea sudah mencapai 34 tahun.

Menurut Rossi, andai saat ini Rea ada di MotoGP, mungkin ia akan menjadi pembalap papan atas. "Sangat disayangkan Johnny tak menghabiskan lima atau enam tahun di MotoGP. Padahal ia punya potensi untuk melaju cepat. Bahkan mungkin ia akan lebih kuat jika sekarang ada di MotoGP," ungkap The Doctor.

1 dari 2 halaman

Sering Komunikasi dengan Valentino Rossi

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) Petronas SRT
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) Petronas SRT

Lewat Autosport di Argentina pada Minggu (17/10/2021), Rea mengaku sudah mendengar komentar Rossi itu, dan merasa tersanjung. "Dapat kata-kata macam itu dari Vale sangat menyenangkan, karena ia rider terhebat sepanjang masa, dan kami saling menghormati. Kadang, ia mengirim beberapa pesan pada saya usai sebuah balapan, begitu pula sebaliknya. Saya fans beratnya," tuturnya.

Saat jadi pengganti Stoner di MotoGP, Rea masih membela Ten Kate Honda. Meski jadi rider papan atas WorldSBK, Rea tak pernah konsisten memperebutkan gelar bersama tim asal Belanda itu. Alhasil, hubungan mereka memburuk dan ini menjegal langkah Rea pindah ke MotoGP bersama Honda meski hasilnya di Aragon dan Misano menjanjikan.

"Tentu disayangkan, karena saya tak pernah dapat kans balapan secara penuh di MotoGP. Saya pernah menjalani dua wildcard (pengganti) pada 2012, finis ketujuh dan kedelapan. Tak buruk. Tapi begitulah. Saya mengalami beberapa momen sulit dalam karier saya dengan tim sebelumnya. Kadang dapat masa-masa hebat, kadang dapat masa-masa kelam," kisahnya.

2 dari 2 halaman

Tak Pernah Dapat Kesempatan ke MotoGP

Pembalap Kawasaki Racing Team, Jonathan Rea (c) Kawasaki
Pembalap Kawasaki Racing Team, Jonathan Rea (c) Kawasaki

Semua pun berubah ketika Rea pindah ke Kawasaki pada 2015. Ia meraih enam gelar beruntun dan lebih dari 100 kemenangan. Tapi ada satu hal yang mengganjal di benak Rea. "Satu-satunya pertanyaan yang saya tanyakan pada diri saya adalah apa yang bisa saya lakukan andai ke MotoGP, karena saya tak tahu," ujarnya.

"Saya tak bisa menyesal, karena saya memang tak pernah dapat kans itu. Namun, beginilah hidup. Pembalap tak bisa membentuk jalannya sendiri dalam hidup, Anda harus menuju MotoGP dengan mengambil kesempatan, dan sayangnya bagi saya, saya tak pernah dapat kesempatan itu," pungkas Rea.

WorldSBK 2021 kini hanya menyisakan satu seri, yakni Seri Indonesia di Sirkuit Mandalika pada 19-21 November mendatang. Saat ini, Rea tengah duduk di peringkat kedua pada klasemen pembalap dengan 501 poin, tertinggal 30 poin dari sang kawan baik dari Pata Yamaha WorldSBK, Toprak Razgatlioglu.

Sumber: Autosport

KOMENTAR